IKAT Jabodetabek

IKAT Jabodetabek Akan Gelar Raker Perdana di Bogor

Keberadaan IKAT Jabodetabek diharapkan menjadi wadah pemersatu diaspora Toraja di perantauan.

Editor: Hasriyani Latif
IKAT Jabodetabek
IKAT Jabodetabel akan menggelar raker perdana akan di Hotel Green Forest, Kota Bogor, Sabtu-Minggu (3-4/8/2022). Raker akan dihadiri sejumlah toko masyarakat Toraja. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengurus Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Jabodetabek akan menggelar rapat kerja (raker).

Raker perdana akan di Hotel Green Forest, Kota Bogor, Sabtu-Minggu (3-4/8/2022).

Ketua Umum IKAT Jabodetabek Ferry Latanna mengatakan raker perdana yang diselenggarakan organisasi yang dipimpinnya ini akan membahas beberapa agenda.

Diantaranya program kerja IKAT Jabodetabek untuk tiga tahun kedepan. Antara lain membangun komunikasi hubungan kelembagaan antara IKAT dengan organisasi kemasyarakatan lainnya di wilayah Jabodetabek.

Bersinergi dengan masyarakat adat, agama dan pemerintah serta memberikan dukungan pelayanan sosial, kesehatan, pendidikan dan lainnya kepada masyarakat Toraja se-Jabodetabek.

Dalam rilis yang diterima Tribun-Timur.com, Jumat (2/8/2022), raker IKAT juga nantinya akan membahas isu-isu strategis nasional lainnya yang berhubungan dengan keberadaan masyarakat Toraja di wilayah Jabodetabek.

Sementara keberadaan IKAT Jabodetabek diharapkan menjadi wadah pemersatu diaspora toraja di perantauan khususnya menjadi fasilitasi kelompok kerukunan keluarga masyarakat Toraja di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

IKAT JAbodetabek juga berkomitmen membangun sinergitas dengan pemerintah setempat dan dapat memberi kontribusi positif untuk pembangunan Tana Toraja dan Toraja Utara pada umumnya.

Raker I ini rencananya akan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Toraja yang berdomisili di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Diantaranya Prof Parakpak, Marthen Pongrekun (pengacara), Alfred Palembangan (mantan Dubes), Irjen Pol (P) John Lalo, Irjen Pol (P) Frederik Kalalembang, Mayjen TNI (Purn) Andarias Pong Bija, Adriana H Mala (mantan konsulat Jendral RI di Marseille).

David Allorerung, dr Johan Tonglo, Yuli Bura, Elisabeth Baso, Amos Sampetoding, dr Andi Arus Victor, Yacobus Mayongpadang, Paulus,
Yulianus Pongtuluran.

Pieter Sampetoding, Semly Saalino, Jelsi Marampa, Yusuf Pongsapan, serta sederet tokoh masyarakat Toraja lainnya.

Untuk diketahui, pengurus IKAT Jabodetabek yang terbentuk beberapa waktu lalu diketuai Ferry Latanna.

Kemudian Bobby Sangka sebagai wakil ketua umum, Matius Tangyong sebagai sekjen, Anthon Parura sebagai bendahara umum, dan April Bulo sebagai wasekjen.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved