7 Ekor Sapi Warga Terancam Jadi Aset Pemkab Sinjai

ternak sapi yang telah ditangkap Satpol PP tidak boleh diberikan kepada pemilik.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Waode Nurmin
TribunSinjai.com/Samsul Bahri
Satpol PP Sinjai tangkap sapi warga yang berkeliaran, Rabu (31/8/2022) 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Tujuh ekor ternak sapi milik oknum warga Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai diamankan oleh aparat Satpol PP, Rabu (31/8/2022).

Ternak sapi tersebut terpaksa diamankan Satpol PP karena berkeliaran di jalan raya dan pemukiman masyarakat.

"Tujuh ekor sapi warga ini kami tangkap karena berkeliaran di jalan raya dan masuk di permukiman warga," kata Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Sinjai, Jamaluddin.

Menurut Jamaluddin, ternak sapi ini membahayakan pengendara, dan merusak tanaman masyarakat.

Sapi yang telah ditangkap Satpol PP tidak boleh diberikan kepada pemilik.

Ada beberapa persyaratan yang peternak harus penuhi untuk melepas ternak tersebut.

Sanksi itu diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum Serta Perlindungan Masyarakat.

Persyaratan yang harus dipenuhi yakni harus ada surat pengantar dari pemerintah setempat.

Peternak juga harus memiliki kandang, dan memiliki kartu ternak dari Dinas Peternakan dan Keswan Kabupaten Sinjai.

Peternak juga wajib membayar denda sebesar 50 ribu per hari selama ditahan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved