Kakanwil Kemenkumham Sulsel Lakukan Diskusi Bahas Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual

Liberti Sitinjak melakukan diskusi bahas pentingnya melindungi (KI) dengan pelaku usaha, insan kreatif, serta komunitas seniman di Kota Makassar.

Editor: Content Writer
DOK KEMENKUMHAM
Berlangsungnya diskusi yang dirangkaikan dengan Pertemuan Koordinasi yang diadakan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) bersama Kanwil Kemenkumham Sulsel. 

KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkumham Sulsel), Liberti Sitinjak melakukan diskusi bahas pentingnya melindungi Kekayaan Intelektual (KI) dengan pelaku usaha, insan kreatif, serta komunitas seniman di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Diskusi ini dirangkaikan dengan Pertemuan Koordinasi yang diadakan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) bersama Kanwil Kemenkumham Sulsel.

Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi terkait persiapan kegiata  DJKI Mengajar, Yasonna Mendengar dan Roving Seminar di Sulsel pada 27 s.d 29 September mendatang.

Kegiatan ini diikuti oleh 46 pelaku usaha, insan kreatif, serta komunitas seniman di Kota Makassar.

Saat itu, Liberti Sitinjak melakukan tatap muka dan berinteraksi langsung dengan pelaku seni, insan kreatif dan pelaku UMKM.

Tidak hanya itu Kakanwil Kemenkumham ini ikut berdialog dan mendengarkan masukan tentang kebijakan dan pelayanan publik dibidang KI yang telah disusun oleh pemerintah.

Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Liberti Sitinjak melakukan diskusi bahas pentingnya melindungi Kekayaan Intelektual (KI) dengan pelaku usaha, insan kreatif, serta komunitas seniman di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Liberti Sitinjak melakukan diskusi bahas pentingnya melindungi Kekayaan Intelektual (KI) dengan pelaku usaha, insan kreatif, serta komunitas seniman di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (DOK KEMENKUMHAM)

Liberti menyampaikan bahwa pelayanan publik dibidang KI merupakan salah satu langkah nyata negara tetap ada di tengah-tengah masyarakat.

Guna memberikan perlindungan hukum terhadap hasil karya yang telah diciptakan.

"Kemenkumham melalui Kanwil Sulsel akan terus berinovasi untuk mendekatkan layanan kepada publik," terang Liberti. 

Kakanwil Liberti juga mengajak masyarakat dan pemerintah daerah untuk peduli terhadap KI dengan mendaftarkan karyanya ke DJKI.

“Setiap karya maupun inovasi yang terlindungi KI-nya akan memberikan manfaat secara ekonomi, dapat juga menjadi bukti saat terjadi pelanggaran oleh pihak yang tidak bertanggungjawab,” kata Liberti.

Liberti Sitinjak juga memberi apresiasi pada antusiasme pelaku UMKM dan Insan Kreatif yang hadir.

Beberapa permasalahan disampaikan dan akan dipantau oleh Kakanwil serta meminta jajarannya untuk segera ditindaklajuti.

"Lakukan pertemuan khusus kepada pelaku UMKM yang terkendala pada pendaftaran dan pencatatan Kekayaan Intelektual," minta Liberti.

Direktur Hak Cipta dan Desain Industri DJKI Kemenkumham, Anggoro Dasananto mengusulkan  kerjasama dan kolaborasi kepada insan kreatif di Kota Makassar untuk segera daftarkan karya.

"Jangan menunggu karya yang kita buat sampai terkenal dulu, baru didaftarkan. Melindungi kekayaan intelektual harus sejak awal,” jelas Anggoro.(adv/rerifaabdurahman).

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved