Penjualan Sepeda Listrik di Makassar Anjlok Pasca Ditindak Polisi

Berikut penjelasan Kasat Lantas Polrestabes Makassar soal larangan penggunaan sepeda listri di Kota Makassar

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Waode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM/Muslimin Emba
Salah satu toko penjualan sepeda listrik di salah satu toko Jl Ujung, Makassar, Jumat (12/8/2022) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penjualan sepeda listrik di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menurun pasca adanya penindakan polisi di beberapa lokasi.

Hal itu diungkapkan salah satu penjual di Jl Ujung dekat kawasan Pasar Cidu, berinisial L (30).

Ibu L mengaku, penjualan sepeda listrik sebulan terakhir menurun pasca adanya larangan penggunaan di jalan raya atau umum.

"Sudah sepi pembeli pasca ada aturan dilarang. Sebelum ada aturan itu bisa di atas lima pembeli dalam seminggu (sepekan)," kata Bu L.

"Semenjak ada larangan itu, anjlok. Saya sekarang saja sudah tidak berani stok. Itu yang dua (unit sepeda listrik) untuk penghabisan saja," sambungnya

Spesifikasi sepeda bertenaga baterei itu, kata dia, butuh proses charger selama 5-6 jam untuk jarak tempuh 40 kilometer.

"Tapi ada yang sudah beli katanya tidak sampai 40 kilometer, katanya hanya sampai 30an kilometer," ujarnya.

Sepeda listrik itu kata L diperoleh dari salah satu distributor di Kota Makassar.

"Dari sini ji, tapi janganmi saya sebut," ucap L.

Untuk harga jualnya, kata L dijual Rp 4-5 juta per unit tergantung merk dan spesifikasinya.

Anjloknya pasar sepeda listrik juga dirasakan salah satu penjual di Jl Bandang.

Penjual yang enggan disebut namanya itu, juga mengaku kekurangan pembeli beberapa pekan terakhir.

"Iya menurun pasti (pasca ada larangan polisi) karena orang kebanyakan pakainya di lorongji pasti dan di daerah," ucapnya.

Sejauh ini, sejumlah sepeda listrik yang dijual dibeli dari luar daerah alias luar kota Makassar.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved