Kementan

Mentan SYL: Di Bawah Pimpinan Jokowi, Sudah Saatnya Kembalikan Kejayaan Pangan Nasional

Menurut Mentan SYL, Indonesia di bawah pimpinan Jokowi sudah saatnya mengembalikan kejayaan pangan nasional.

Editor: Sakinah Sudin
Dok Kementan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat senam bersama dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-77 RI di Kantor Pusat Kementan, Jumat (12)8/2022). Kata Mentan SYL: Mentan SYL: Di Bawah Pimpinan Jokowi, Sudah Saatnya Kembalikan Kejayaan Pangan Nasional 

TRIBUN-TIMUR.COM - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyebut bahwa kemerdekaan sesungguhnya baru bisa dipertahankan apabila bangsa Indonesia bebas dari ketergantungan impor.

Menurut SYL, Indonesia di bawah pimpinan Jokowi sudah saatnya mengembalikan kejayaan pangan nasional.

"Kita jangan bilang merdeka kalau kita masih tergantung impor," ujar SYL usai senam bersama dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-77 RI di Kantor Pusat Kementan, Jumat (12/8/2022).

"Kita harus pastikan bahwa semua arahan Presiden Jokowi untuk mengembalikan kejayaan pangan kita terlaksana dengan baik," jelasnya.

SYL mengatakan, menekan ketergantungan impor harus bisa dibuktikan dengan peningkatan produksi tanaman pangan dan juga produksi panganan lokal.

Terlebih saat ini, lanjut dia, pemerintah secara serius tengah melakukan penanaman komoditas substitusi tepung terigu seperti sorgum sebagai pengganti gandum, juga meningkatkan penggunaan tepung dari singkong, sagu, jagung lokal dan lainnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat senam bersama dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-77 RI di Kantor Pusat Kementan, Jumat (12)8/2022). Kata Mentan SYL: Mentan SYL: Di Bawah Pimpinan Jokowi, Sudah Saatnya Kembalikan Kejayaan Pangan Nasional
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat senam bersama dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-77 RI di Kantor Pusat Kementan, Jumat (12)8/2022). Kata Mentan SYL: Mentan SYL: Di Bawah Pimpinan Jokowi, Sudah Saatnya Kembalikan Kejayaan Pangan Nasional (Dok Kementan)

"Itulah kenapa kita tanam singkong, sagu dan sorgum. Semua agar kita merdeka dan bangga dengan buatan kita," kata SYL.

"Sagu, singkong dan sorgum itu kan kekuatan bangsa yang selama ini kita lupakan. Jadi harus kita kembalikan untuk kejayaan," imbuhnya.

Menurut SYL, pertanian adalah sektor strategis yang memberi keuntungan bagi semua orang.
Pertanian memiliki andil besar terhadap pertumbuhan ekonomi, dimana selama tiga tahun pandemi pertanian selalu tumbuh positif.

"Kalian harus bangga sama peranian. kenapa? karena tiga tahun kita hadapi covid dan pertanian yang tumbuh positif," kata SYL. 

"Ingat kalau ada tantangan kita harus siap memitigasi dan menghadapi. Intinya adalah doa tulus dan berjuang tekan impor," ujarnya.

Perlu diketahui, sektor pertanian memiliki andil besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II tahun 2022 yang tumbuh 5,44 persen.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat senam bersama dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-77 RI di Kantor Pusat Kementan, Jumat (12)8/2022). Kata Mentan SYL: Mentan SYL: Di Bawah Pimpinan Jokowi, Sudah Saatnya Kembalikan Kejayaan Pangan Nasional
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat senam bersama dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-77 RI di Kantor Pusat Kementan, Jumat (12)8/2022). Kata Mentan SYL: Mentan SYL: Di Bawah Pimpinan Jokowi, Sudah Saatnya Kembalikan Kejayaan Pangan Nasional (Dok Kementan)

Hal paling menarik, tiga sektor yang berkontribusi tertinggi, salah satunya adalah pertanian.

Ini terlihat dari besaran distribusi dan andil pertanian yang mencapai 12,98 persen atau tumbuh meyakinkan sebesar 1,37 persen.

Tercatat faktor tumbuhnya Nilai Tukar Pertani (NTP) yang mencapai 3,20 persen berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved