Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Sekjen Red Gank Optimistis PSM Menang Lawan Kuala Lumpur City

Sadat prediksi laga PSM dan Kuala Lumpur City berlangsung seru sebab kedua juru taktik sudah saling memahami.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Hasriyani Latif
Instagram @sadakatisukma
Sekjen Red Gank Sadakati Sukma bersama pemain PSM, Yuran Fernandes. Sadakati Sukma optimistis PSM Makassar mampu menaklukkan Kuala Lumpur City FC. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Red Gank Sadakati Sukma optimistis PSM Makassar mampu menaklukkan Kuala Lumpur City FC.

Kedua tim akan bertemu di partai final Zona ASEAN AFC Cup 2022 pada Rabu (24/8/2022). Untuk venue pertandingan belum dikeluarkan AFC.

Menurut pria akrab disapa Sadat ini, PSM dalam tren positif. Tiga pertandingan di Liga 1 skuad Laskar Pinisi tak terkalahkan.

Raih dua kemenangan dan sekali hasil imbang. Koleksi tujuh poin sekarang berada di peringkat tiga klasemen sementara Liga 1.

Begitupun di AFC Cup, PSM juga belum terkalahkan dari tiga pertandingan dijalani.

"Optimis PSM bisa menang. Kita lihat suasana tim sedang bagus-bagusnya. Modal itu bisa digunakan dapat kemenangan," katanya melalui telepon, Kamis (11/8/2022).

Walau demikian, sepak bola memiliki hal yang kompleks. Mulai dari taktik, teknik dan hoki atau keberuntungan.

Sadat prediksi laga PSM dan Kuala Lumpur City berlangsung seru. Sebab, kedua juru taktik sudah saling memahami.

Apalagi, Pelatih Kuala Lumpur City, Bojan Hodak pernah menukangi PSM.

Ditambah, Laskar Pinisi dan The City Boys telah bertemu di penyisihan Group H AFC Cup pada Jumat (24/8/2022).

"Saya kira kedua pelatih sudah memahami  kelebihan masing-masing," ujar Sadat.

Lini pertahanan PSM rawan ketika bersua Kuala Lumpur City. Dua pilar andalannya harus absen, Yuran Fernandes dan Agung Mannan.

Keduanya menerima kartu merah saat menang 2-1 atas Kedah Darul Aman FC di semi final Zona ASEAN AFC Cup 2022 pada Selasa (9/8/2022).

Peran keduanya sangat vital di lini pertahanan. Yuran pemain tenang dan mampu mengorganisir lini pertahanan PSM.

Namun, Sadat yakin sang juru taktik, Bernardo Tavares telah menyiapkan pemain alternatif untuk mengisi posisi ditinggalkan.

"Kekurangan dimiliki PSM dengan absennya Yuran dan Agung. Tapi, PSM masih memiliki pemain bertahan bisa jadi alternatif. Ada Erwin Gutawa, Ibnul Mubarak dan Abdul Rahman Sulaeman kalau pun didaftarkan di AFC," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved