Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Bernardo Tavares Catat Sejarah di PSM, Eks Pelatih Laskar Pinisi Robert Alberts Malah Didepak Persib

Pelatih Bernardo Tavares disebut catat sejarah baru untuk PSM Makassar sedangkan Robert Rene Alberts justru didepak dari Persib Bandung.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
KOLASE TRIBUN TIMUR
Kolase foto Pelatih PSM, Bernardo Tavares (kiri) dan eks pelatih Persib juga PSM Robert Rene Alberts (kanan). Bernardo Tavares disebut catat sejarah baru untuk PSM Makassar sedangkan Robert justru didepak dari Persib Bandung. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Pelatih PSM Bernardo Tavares memberi dampak luar biasa terhadap performa PSM Makassar di musim 2022-2023.

Pelatih berkebangsaan Portugal berhasil membawa PSM mencatatkan sejarah. Skuad Laskar Pinisi dibawa lolos final Zona Asean AFC Cup 2022.

Tavares merupakan juru taktik berpengalaman di pentas sepak bola Eropa. Ia pernah bekerja sama dengan Jose Mourinho sebagai tim analitik di Real Madrid.

Bernardo Tavares datang ke PSM juga memboyong asisten pelatih yang juga berpengalaman.

Di tangan Bernardo Tavares, permainan PSM sangat impresif. Pressing ketat selalu ditunjukkan di setiap pertandingan.

Ditambah lagi, permainan efektif nan cepat dari kaki ke kaki. Para punggawa PSM pun memiliki daya juang tinggi.

Capaian di AFC Cup 2022 ini membuat prestasi PSM di kompetisi sepak bola semakin panjang dan tak tersaingi oleh klub-klub Indonesia lainnya.

Padahal, Bernardo Tavares tak memiliki skuad mewah seperti peserta Liga 1 lainnya. Pemain didatangkan manajemen PSM banyak yang menyebutnya kurang berpengalaman dan bukan predikat peman 'kelas 1' di Indonesia.

Terang saja, nama-nama yang didatangkan bergabung PSM rata-rata merupakan jebolan Liga 2 dan Akademi PSM.

Sebut saja yang saat ini kerap menjadi starting yakni Agung Mannan eks Persijap Jepara, Akbar Tanjung eks PSIM Yogyakarta dan beberapa pemain muda jebolan Akademi PSM yang mendapat kesempatan bermain.

Makanya, cibiran dan ungkapan pesimisme untuk skuad PSM datang dari berbagai pihak, utamanya fans sepak bola Tanah Air.

Banyak yang menyaksikan PSM bisa melaju jauh di AFC Cup 2022 yang merupakan kompetisi antarklub asia kasta kedua (di bawah Liga Champions Asia).

Pesimisme tersebut mengemuka tak lepas hasil minor diperoleh PSM. Klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) berada di peringkat 14 klasemen akhir.

Harus berjuang hingga dua laga terakhir demi terhindar dari degradasi.

Memasuki musim 2022 PSM Makassar berbenah dengan mendatangkan sejumlah pemain baru dan jajaran pelatih.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved