Semarak Hari Kemerdekaan RI, Yamali TB Sulsel Minta Kader Terus Kobarkan Semangat

Yamali TB bergerak untuk upaya penemuan kasus dan pendampingan pasien TB melalui kader dan pasien supporter

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Waode Nurmin
Dok Pribadi Yamali TB
Pengurus Yamali TB Sulsel menggelar jalan santai sebagai upaya terus mengedukasi seluruh kader untuk terus bersemangat di Bulan Agustus 2022. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77 pada 17 Agustus 2022 mendatang dijadikan program Tuberkulosis (TBC) Komunitas sebagai momentum untuk menyegarkan pengetahuan dan semangat kader.

Yayasan Masyarakat Peduli Tuberkulosis (Yamali TB) sebagai pelaksana program TB Komunitas di wilayah Sulawesi Selatan menyatakan tekadnya untuk terus bergerak menjalankan misi kemanusiaan yakni memerdekakan masyarakat dari Penyakit TBC.

Koordinator Program SR Yamali TB Sulsel, Kasri Riswadi mengatakan penanggulangan TB harus terus digeliatkan mengingat bahwa penyakit menular yang telah berusia 141 tahun itu masih menjadi ancaman nyata di masyarakat

"Hingga saat ini, negara kita masih menjadi penyumbang kasus TBC tertinggi ketiga di dunia. Karenanya, peran dan kolaborasi bersama baik pemerintah, sektor swasta dan khsusunya masyarakat harus terus digiatkan dan ditingkatkan," katanya dalam rilis yang diterima Tribun Timur, Rabu (10/8/2022).

Yamali TB bergerak untuk upaya penemuan kasus dan pendampingan pasien TB melalui kader dan pasien supporter yang tersebar di 9 daerah kabupaten dan kota se-Sulsel.

Kesembilan daerah itu di antaranya kota Makassar, kabupaten Gowa, Maros, Bone, Wajo, Sidrap, Pinrang, Jeneponto, dan Bulukumba.

"Penyegaran Kader ini adalah upaya penignkatan kapasitas sekaligus memupuk semangat para kader. Kita ada 610 kader, mereka inilah yang sebagai pegiat TB terus aktif di masyarakat dengan ragam kegiatan seperti penyuluhan, investigasi kontak, pelacakan pasien mangkir, serta pendampingan pasien," jelasnya.

Sementara itu, SR Manager Yamali TB, Wahriyadi, menyebutkan bahwa melalui momentum peringatan kemerdekaan tahun ini pihaknya ingin mengajak berbagai elemen masyarakat untuk selalu waspada dengan masalah TBC serta bersama-sama memerangi penyakit tersebut.

"Selain pasang bendera di rumah atau tempat kita masing-masing, mari kita isi kemerdekaan dengan kesadaran untuk hidup sehat dan merdeka dari segala macam penyakit," pungkasnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved