PT Bumi Karsa Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Muara Sungai Bogowonto
Saat ini, PT Bumi Karsa sedang mengerjakan Proyek Pembangunan Pengamanan Muara Sungai Bogowonto Sisi Barat.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Waode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Bumi Karsa menggelar kegiatan penanaman mangrove bibir pantai sebelah barat muara Sungai Bogowonto di Kelurahan Jangkaran, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, Rabu (10/8/2022).
Penanaman mangrove ini dilakukan dalam rangka memperingati HUT RI ke-77.
Kegiatan ini berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo.
Dalam aksi ini, sebanyak 1.000 pohon mangrove ditanam dengan melibatkan beberapa kelompok tani di sekitar pesisir dan pemerintah setempat.
Project Manager Pembangunan Pengamanan Muara Sungai Bogowonto Sisi Barat, Syarif Barakati mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PT Bumi Karsa terhadap kelestarian lingkungan.
“Kegiatan penanaman mangrove ini dilakukan dalam rangka pemulihan ekosistem yang diharapkan dapat memulihkan atau memperbaiki kualitas serta mempertahankan hutan mangrove,” kata Syarif, via rilis Kalla Group.
Menurut Syarif, magrove berperan penting dalam ekologi laut dan lingkungan pantai, mencegah pengikisan garis pantai.
“Kegiatan ini juga diharapkan dapat mengembalikan fungsi dan manfaat hutan mangrove baik secara fisik, ekologis dan ekonomis,” jelasnya.
Dirinya berharap, dengan kegiatan penanaman ini, masyarakat diharapkan untuk ikut serta dalam menjaga ekosistem mangrove yang berada di kawasan Kelurahan Jangkaran.
Lebih lanjut, Syarif memaparkan, ekosistem mangrove akan memberikan dampak terhadap keberlanjutan daerah pesisir.
Oleh karena itu, kata dia, kontribusi masyarakat penting dalam rangka menjaga dan melakukan konservasi daerah pesisir.
“Namun tetap membutuhkan peran pemerintah. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengefektifkan kontribusi masyarakat,” tutur Syarif.
Sekadar diketahui, PT Bumi Karsa mengerjakan Proyek Pembangunan Pengamanan Muara Sungai Bogowonto Sisi Barat.
Proyek ini kelak akan berfungsi untuk mengatasi banjir di sekitar kawasan Yogyakarta Internasional Airport pada khususnya dan masyarakat di DAS Bogowonto pada umumnya.
Proyek yang dikerjakan dengan durasi selama 990 hari kalender terhitung sejak 21 Oktober 2020.
Rencananya aerakhir pada 7 Juli 2023, dengan masa pemeliharaan selama 360 hari kalander.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PT-Bumi-Karsa-menggelar-kegiatan-penanaman-mangrove-bibir-pantai.jpg)