Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Brigadir J Berlutut Saat Ditembak 3 Kali di Rumah Ferdy Sambo, Alasan Bharada E Tembak Jarak Dekat

Belakangan terkuak, jika Brigadir J sempat berlutut di depan Bharada E. Namun tetap diberondong peluru.

Editor: Ansar
Kolase Facebook Rohani Simanjuntak, Fotokita.grid.id
Kolase Bharada E, Putri istri Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir J. Belakangan terkuak, jika Brigadir J sempat berlutut di depan Bharada E. Namun tetap diberondong peluru. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kelakuaan Bharada E dan Brigadir J terkuat saat baku hadapan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Belakangan terkuak, jika Brigadir J sempat berlutut di depan Bharada E. Namun tetap diberondong peluru.

Brigadir J berlutut setelah ditembak tiga kali oleh Bharada E. Namun Bharada E tetap lepaskan tembakan.

Kini pose berlutut Brigadir J di depan Bharada E setelah baku tembak disebut-sebut hanya akting.

Bukannya kasihan, Bharada E justru tetap melepaskan tembakan dua kali dari jarak dekat.

Kini, Bharada E pun ungkap alasan mengapa nekat menembak Brigadir J dari jarak dekat.

Fakta baru soal Bharada E menembak Brigadir J dari jarak dekat ini awalnya diungkap Komnas HAM.

Sebelumnya, Brigadir J dan Bharada ini terlibat baku tembak di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif, Irjen Ferdy Sambo, pada 8 Juli 2022.

Brigadir J melepaskan 7 kali tembakan, namun tidak berhasil melumpuhkan Bharada E.

Sementara Bharada E hanya melepaskan 5 kali tembakan dan langsung Brigadir J tewas di tempat.

Sebanyak 3 kali tembakan dilayangkan Bharada E dari lantai 2, sementara 2 tembakan lain diarahkan dari jarak dekat. 

"Dia (Bharada E) menembak dua kali lagi untuk memastikan orang yang menyerang dia ini itu betul-betul bisa dilumpuhkan.

Itu kesaksian dia ( Bharada E) sebagai terduga tindakan tembak menembak itu," ungkap ketua Komnas HAM, Ahmad Taifan Damanik, dikutip dari Youtube Metro TV.

Alasan Bharada E Tembak Brigadir J dari Jarak Dekat

Mengapa Bharada E tidak memberikan tembakan melumpuhkan pada Brigadir J, pengacara Andreas Nahot Silitonga juga membeberkan alasannya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved