Pelatihan Mitigasi Bencana

Puluhan Anggota Pramuka Ikut Pelatihan Mitigasi Bencana dari BPBD Maros

50 anggota pramuka dan 50 Satgas Tanggap Bencana di Kabupaten Maros mengikuti Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Pelatihan mitigasi bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros di Baruga B, Kantor Bupati Maros, Jl Jenderal Sudirman, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (1/8/2022). Pelatihan ini diikuti sebanyak 50 anggota pramuka dan 50 Satgas Tanggap Bencana. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Sebanyak 50 anggota pramuka dan 50 Satgas Tanggap Bencana di Kabupaten Maros mengikuti Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana.

Kegiatan yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros ini berlangsung di Baruga B, Kantor Bupati Maros, Jl Jenderal Sudirman, Maros, Sulawesi Selatan, Senin (1/8/2022).

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Maros Nasrul yang juga Ketua Panitia mengatakan kegiatan ini dilakukan selama dua hari melibatkan satgas Penanggulangan bencana BPBD dan Pramuka Kwartir Cabang Maros. 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan para peserta pelatihan.

"Mereka semua diharapkan bisa menghadapi pengurangan resiko bencana di Kabupaten Maros. Sehingga resiko yang mungkin timbul akibat bencana dapat dikurangi," tuturnya. 

Selain memberikan pelatihan secara teori, peserta juga akan praktik langsung di daerah kawasan sungai Maros di sekitar lokasi yang sering terjadi bencana. 

"Pelatihan ini berlangsung dua hari. Jadi mereka juga akan dibekali dengan pelatihan praktik. Tapi khusus hari ini, mereka hanya diberikan teori. Besok baru praktek langsung di lapangan lokasi bencana," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Maros yang juga sebagai Ketua Umum Pramuka Kabupaten Maros, Suhartina Bohari menambahkan peserta Pramuka yang mengikuti kegiatan kali ini direkrut dari parwakilan Pramuka Peduli. 

Mereka memang merupakan anggota pramuka yang berkecimpung banyak di kegiatan sosial dan tanggap bencana.

"Yang ikut kali ini direkrut dari pramuka peduli. Jadi memang sudah sesuai tupoksinya tanggap bencana. Mereka akan dilatih untuk bersentuhan langsung dengan masyarakat saat bencana terjadi," jelasnya.

Keluaran dari kegiatan ini diharapkan bisa menghasilkan tim relawan yang tangguh dalam melakukan pertolongan saat terjadi bencana. 

"Sehingga bila terjadi bencana, sebelum adanya tim BPBD ke lokasi terdampak bencana, diharapkan para relawan yang sudah terlatih bisa langsung bergerak melakukan evakuasi," jelasnya. 

"Fokus pelatihan kali ini adalah penanganan banjir. Makanya lokasi yang dipilih nantinya di Kecamatan Maros Baru. Di lokasi ini memang sering terjadi bencana banjir. Biar relawan bisa langsung bersentuhan dengan masyarakat dan tahu apa yang akan dilakukan saat bencana terjadi," tutupnya.(*)

Baca berita terbaru dan menarik lainnya dari Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved