Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Stroke

Cara Mencegah Penyakit Stroke, Hindari 3 Kebiasaan Ini

Gangguan suplai tersebut terjadi karena adanya peyempitan pembuluh darah menuju otak. Akibatnya, otak mengalami kekurangan nutrisi dan oksigen.

Tayang:
Editor: Muh. Irham
Shutterstock
Ilustrasi stroke 

TRIBUN-TIMUR.COM - Penyakit stroke adalah salah satu penyakit mematikan yang banyak dialami orang saat ini. Stroke terjadi ketika suplai darah ke otak terganggu.

Gangguan suplai tersebut terjadi karena adanya peyempitan pembuluh darah menuju otak. Akibatnya, otak mengalami kekurangan nutrisi dan oksigen.

Di negara maju sekelas Amerika, Stroke juga menjadi penyebab kecacatan nomor satu.

Kabar baiknya, 80 persen stroke bisa dicegah dengan menghindari kebiasaan tak sehat.

Ada banyak kebiasaan buruk yang membuat kita berisiko tinggi mengalami stroke.

Dari pola makan yang tidak sehat hingga gaya hidup pasif, ada berbagai faktor yang membuat Anda rentan terkena stroke.

Berikut beberapa kebiasaan yang bisa memicu stroke:

1. Merokok

Merokok adalah kebiasaan yang merugikan dan sangat berbahaya. Selain memicu stroke, merokok juga berdampak pada kesehatan jantung dan fungsi pernapasan Anda.

Para ahli di John Hopkins Medicine mengatakan bahwa merokok hampir meningkatkan risiko Anda terkena stroke iskemik hingga dua kali lipat.

2. Kurang olahraga

Kurang olahraga bisa membuat Anda kelebihan berat badan dan obesitas. Hal ini juga dapat menyebabkan Anda rentan terkena penyakit kronis, salah satunya stroke.

Untuk mengurangi risiko stroke dan masalah kesehatan lainnya, para ahli dari American Heart Association merekomendasikan untuk melakukan olahraga setidaknya 150 menit aktivitas intensitas sedang, atau 75 menit aktivitas berat, setiap minggu.

Contoh aktivitas intensitas sedang termasuk jalan cepat, bersepeda santai, berkebun, dan menari. Contoh aktivitas berat termasuk berlari, berenang, bersepeda, dan mendayung.

3. Konsumsi alkohol berlebihan

Mengkonsumsi terlalu banyak alkohol juga meningkatkan kadar trigliserida darah, yang berpotensi mengeraskan arteri dan berkontribusi terhadap serangan jantung atau stroke.

Ini juga dapat meningkatkan tekanan darah Anda, yang merupakan salah satu risiko stroke.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved