Pengurus Hikmah Lutra Laporkan Penyerangan Asrama ke Polres Palopo
Ketua Hikmah Lutra, Afdal, bersama sejumlah pengurus melaporkan peristiwa itu ke Polres Polopo, Sabtu kemarin.
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Pengurus Himpunan Kerukunan Mahasiswa Luwu Utara (Hikmah Lutra) melaporkan peristiwa penyerangan asrama ke polisi.
Ketua Hikmah Lutra, Afdal, bersama sejumlah pengurus melaporkan peristiwa itu ke Polres Polopo, Sabtu kemarin.
"Kamarin kami mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Palopo melaporkan pengrusakan asrama kami," kata Afdal, Minggu (24/7/2022).
Afdal meminta pihak kepolisian segera mengusut dan menangkap para pelaku pengrusakan asrama.
"Kita tidak mengenal siapa pelaku pengrusakan itu dan motif mereka melakukan pengerusakan juga kita tidak tahu," katanya.
"Untuk itu kami berharap pihak kepolisian dalam hal ini Polres Palopo menangkap para pelaku yang terlibat pengrusakan," tegas dia.
Kata dia, demo yang berujung meninggalnya satpam Kejari Palopo tidak ada kaitannya dengan Hikmah Lutra.
Sebab ketika demo dilakukan, Hikmah Lutra tidak turun.
"Kami tegaskan bahwa aksi demo oleh beberapa orang mahasiswa di depan kejaksaan tidak ada kaitannya dengan Hikmah Lutra," paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Luwu Utara, Jumail Mappile, mengatakan, asrama Hikmah Lutra adalah aset pemkab.
"Asrama itu merupakan aset Pemkab Luwu Utara," katanya.
Ia sudah meminta agar aparat kepolisian untuk sementara menjaga asrama.
Sebab saat ini asrama dalam kondisi kosong dan beberapa bagian mengalami kerusakan.
"Pintu dan jendela rusak, sehingga sangat rawan," katanya.
Jumail juga meminta mahasiswa untuk sementara tidak beraktivitas di asrama tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/doo-k-pribadi.jpg)