PSM Makassar
PSM Makassar Belum Pasti Jamu Bali United di Stadion BJ Habibie, Berikut Penjelasan PT LIB
Akhmad Hadian Lukita menjelaskan bahwa sejauh ini PT LIB belum memberikan ijin kepada PSM Makassar untuk menggunakan Stadion BJ Habibie
TRIBUN-TIMUR.COM - Kepastian Stadion BJ Habibie sebagai markas PSM Makassar di Liga 1 2022/2023 sudah disampaikan oleh PT Liga Indonesia baru atau PT LIB kepada manajemen Juku Eja.
PSM Makassar pun belum mendapat kepastian menggunakan Stadion BJ Habibie menjamu Bali United di pekan kedua Liga 1 2022/2023.
Sekedar diketahui, laga PSM Makassar vs Bali United akan berlangsung, Jumat (29/7/2022).
Dari hasil verifikasi akhir, Kamis (21/7/2022), PT LIB sudah mengambil kesimpulan dan menyampaikan perihal layak tidaknya Stadion BJ Habibie digunakan skuad PSM Makassar.
Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita yang dihubungi, Sabtu (23/7/2022), menyampaikan jika hasil verifikasi akhir sudah disampaikan ke manajemen PSM Makassar.
Penyampaian PT LIB ini dalam bentuk surat resmi kepada Manajemen PSM Makassar.
Akhmad Hadian Lukita menjelaskan bahwa sejauh ini PT LIB belum memberikan ijin kepada PSM Makassar untuk menggunakan Stadion BJ Habibie sebagai markas di Liga 1 2022/2023.
Namun menurutnya bukan berarti pintu sudah tertutup untuk PSM Makassar memakai stadion BJ Habibie musim ini.
"Sudah (sampaikan surat ke PSM terkait hasil verifikasi). Masih ada beberapa catatan, terutama lampu," ungkap Direktur Utama PT LIB, Ahmad Hadian Lukita melalui telepon, Sabtu (23/7/2022) .
Dia sampaikan, lampu masih dicek lagi, masih harus disetting. Sebab, lampu stadion tidak sekadar dipasang saja.
"Harus disetting dengan baik, sebab kalau salah setting bisa buat silau pemain," jelas pria akrab disapa Lulu ini.
Termasuk juga, permukaan sisi timur lapangan butuh perbaikan.
"Semua akan dicek," sambungnya.
Lulu sampaikan, PSM Makassar diberi batas waktu hingga Senin (25/7/2022) untuk benahi catatan diberikan.
Hal ini sesuai dengan jaminan PSM untuk menyelesaikan hingga batas waktu tersebut.
"PSM menyatakan 25 Juli semua akan beres".
"Kami lihat dulu, bukan lolos tidaknya (verifikasi) atau layak dipakai tanding. Kalau belum, PSM harus cari stadion alternatif," terang pria kelahiran Bandung ini.
Kendati demikian, Lulu memastikan PSM bisa menggunakan Stadion BJ Habibie Parepare sebagai markas di Liga 1 musim 2022-2023 jika semua catatan diberikan telah beres.
"Bukan berarti tidak akan main di situ. Kalau sudah lebih beres lagi, kalau home bisa dipakai lagi," tuturnya.
PSM bertindak sebagai tuan rumah pada pekan kedua Liga 1 musim, Jumat (29/7/2022) pukul 17.00 Wita.
Jika 25 Juli nanti dinilai sudah layak digunakan, Bali United menjadi tim pertama yang dijamu di stadion berkapasitas 20 ribu penonton tersebut.
Namun, jika belum bisa digunakan, Lulu meminta PSM mencari stadion alternatif.
Tapi, sampai saat ini pihaknya belum menerima pengajuan dari PSM.
PSM pun diberikan keleluasaan dalam memilih stadion alternatif. Bisa bermain di stadion mana pun, termasuk kandang Bali United, akan tetapi PSM tetap terhitung sebagai tuan rumah.
"Komunikasi masih jalan terus, apa lagi sekarang masih 23 Juli. Setiap hari kita pantau dan terus pastikan," pungkas Lulu.
Sebelumnya, tim Verifikasi PT Liga Indonesia Baru (LIB) tinjau langsung kesiapan Stadion BJ Habibie Kota Parepare jadi markas PSM Makassar, Kamis (21/7/2022).
Baca juga: Pesan Kenzo Nambu Jelang PSS vs PSM Makassar di Liga 1 2022/2023, Siap Diturunkan!
Baca juga: Prakiraan Line Up PSM vs PSS, PSM Makassar Andalkan Duet Everton-Yakob
Tim Verifikasi PT LIB yang hadir, Event Football Manager, Somad. Kemudian hadir Tim Security Office PSM Makassar dan didampingi Kadisporapar Parepare, Amarung Agung Hamka.
Tim verifikasi LIB sampai di Kota Parepare sekira pukul 14.00 Wita, dan langsung beristirahat di Hotel Satria Wisata, Jalan Abu Bakar Lambogo, Kecamatan Soreang.
Somad bersama tim melihat lapangan pertandingan sudah baik.
"Kalau dilihat dari gawang dan ukuran lapangan sudah baik, sudah memenuhi," katanya.
Walaupun begitu, tetap ada catatan kecil yamg perlu diperbaiki.
"Cuma hanya sedikit yang perlu perbaikan, saya kira rekanan sudah berpengalaman dan bisa diatasi," jelasnya.
Kemudian rumput lapangan di bagian timur juga jadi catatan.
"Mungkin di sebelah timur permukaan lapangan butuh waktu. Tapi itu pekerjaan mudah untuk Pak Yoyo (rekanan)," ungkapnya.
Kondisi rumput yang sudah jadi, itu yang diharapkan dari pemain lain.
"Walaupun tidak sempurna seperti venue lain, paling tidak mendekati," kata Somad.
Selain itu fasilitas ruangan tinggal menunggu waktu akan selesai.
"Untuk ruangan sendiri dua atau tiga hari kedepan mungkin sudah selesai, kita terus kordinasi dengan PSM Makassar dan Pemkot Parepare" ujarnya.
Selanjutnya, Somad tidak ingin gegabah menentukan hasil verifikasi.
Pihaknya masih akan berdiskusi terkait nasib stadion berkapasitas 20 ribu penonton itu.
"Setelah dari sini baru kita umumkan layak atau tidak," tuturnya.
Hasil verifikasi akan diberitahu ke PSM dan Pemkot Parepare melalui surat resmi.
"Terkait hasilnya kami akan bersurat ke Pemkot dan PSM, paling lambat mungkin 21 Juli 2022," pungkasnya.
Malam ini tim verifikasi akan menguji coba lampu Stadion GBH.(*)
Baca berita terbaru dan menarik lainnya dari Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita