Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

PSM Makassar Waspadai Kebangkitan PSS, Bernardo Tavares: Kita Berjuang Sekuat Tenaga

Menurut Bernardo Tavares, kehadiran tiga pemain asing PSS Sleman akan meningkatkan kualitas klub kebanggaan masyarakat Sleman ini.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Waode Nurmin
Dokumentasi
Skuad PSM. PSM Makassar akan bertemu dengan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (22/7/2022) pukul 19.15 Wita. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares mewaspadai kebangkitan PSS Sleman ketika bertemu di pekan pertama Liga 1 2022-2023.

PSM bertindak sebagai tamu di kandang PSS di Stadion Maguwoharjo Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (22/7/2022) pukul 19.15 Wita.

Tim berjuluk Super Elang Jawa ini alami dua kekalahan beruntun sebelum bergulirnya Liga 1.

Mereka takluk dua kali dari Borneo Samarinda FC pada babak semi final turnamen pramusim, Piala Presiden 2022.

Tentu tren minor tersebut coba dihentikan ketika bermain di hadapan pendukungnya.

"Kita tahu, PSS kalah di dua pertandingan terakhir, tentu saja mereka ingin ubah tren itu. Ini akan menjadi pertandingan sengit dan keras untuk kita (PSM)," katanya saat konferensi pers sebelum pertandingan PSM vs PSS, Jumat (22/7/2022).

Hadapi musim 2022-2023, Super Elang Jawa merombak skuadnya. Mendatangkan pemain baru, termasuk pemain asing.

Empat pemain asing didatangkan yaitu, striker Mycell Chagas, gelandang serang, Ze Valente, gelandang bertahan Jihad Ayyoub dan stopper, Tallysson Duarte.

Tiga pemain asing PSS pun siap dimainkan, hanya Tallysson Duarte kemungkinan besar absen.

Menurut Tavares, kehadiran tiga pemain asing ini akan meningkatkan kualitas klub kebanggaan masyarakat Sleman ini.

"Tentu saja pemain baru, terutama pemain asing mereka akan membawa kualitas tambahan di tim ini (PSS). Mereka memiliki center back, midfielder dan penyerang. Kita dapat informasi, mereka akan diperkuat tiga pemain asing baru, tentu ini akan berdampak pada kualitas mereka," tuturnya.

Namun, pelatih berkebangsaan Portugal ini enggan fokus mewaspadai satu pemain. Melainkan waspada satu tim.

"Kami tidak akan terlalu memikirkan atau mewaspadai satu orang, tapi kami akan mewaspadai satu tim," sebutnya.

Ia pun telah menganalisa permainan PSS untuk mencari kelemahan dan kekuatannya.

"Mungkin saja ada sistem akan berubah dan kita tetap pelajari tim ini," sambungnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved