Komix Dipakai Mabuk, Satnarkoba Polres Luwu Timur Razia Toko

kandungan dextromethorphan pada obat batuk Komix dipercaya remaja bisa memabukkan

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Waode Nurmin
Dokumentasi
Kasat Narkoba Polres Luwu Timur, AKP Idham 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pemilik toko di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilarang menjual bebas obat batuk merek Komix.

Komix adalah merek obat batuk sirup dalam bentuk sachet, yang dijual secara bebas di pasaran.

Sebenarnya, manfaat obat ini untuk meredakan gejala batuk dan pilek dan mengencerkan dahak.

Namun, kandungan dextromethorphan pada obat ini dipercaya remaja bisa memabukkan atau memberi efek 'fly'.

Kasat Narkoba Polres Luwu Timur, AKP Idham mengatakan pihaknya telah merazia toko yang tak punya izin menjual obat.

"Jadi kami razia toko yang tak punya izin jual obat, kami libatkan pihak pemerintah Luwu Timur," kata AKP Idham di Polres Luwu Timur, Jumat (22/7/2022).

Razia itu untuk menertibkan toko-toko yang tak berizin untuk menjual obat.

Apotik kata AKP Idham, juga diimbau tidak menjual Komix kepada anak-anak, yang diduga untuk disalahgunakan.

Bungkus Komix ditemukan di Taman Sayang dan City Center Malili, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili.

Komix ini diduga disalahgunakan untuk mabuk.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved