135 Mahasiswa Unhas KKN di Barru Usung Tema Smart Village

Ada 135 mahasiswa Unhas yang terbagi dalam 16 kelurahan/desa dan akan berlangsung hingga Agustus.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Waode Nurmin
Dokumentasi
135 Mahasisa KKN Unhas di Barru kala disambut di kantor bupati 

TRIBUN-TIMUR.COM, BARRU - Sebanyak 135 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Barru.

Mahasiswa KKN Tematik Smart Village Barru Gelombang 108 ini bakal berlangsung hingga Agustus 2022.

Seminar Program Kerja (Proker) pun telah dipaparkan dihadapan Sekertaris Daerah Kabupaten Barru Dr Ir Abustam.

Turut hadir Kepala Bagian Pengawasan Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan Regional 6 Sulampua Bondan Kusuma, Dosen Pembimbing KKN, Dinas-dinas terkait, Aparatur Kecamatan, serta Aparatur Kelurahan/Desa.

Koordinator Kabupaten, Ayu Yusvitasari Yusuf berharap program kerja yang akan dilaksanakan bisa terlaksana dengan baik.

“Seminar ini dilaksanakan agar semua elemen baik dari pihak pemerintah kabupaten, P2KKN Unhas, DPK, OJK, dinas terkait dan beberapa elemen agar tersampaikannya seluruh rencana program kerja yang kami bentuk untuk dilaksankan 2 bulan ke depan,” harap Ayu Yusvitasari, Jumat (2/7/2022).

Ayu menyebut ada 135 mahasiswa Unhas yang terbagi dalam 16 kelurahan/desa dan akan berlangsung hingga Agustus.

"Untuk seluruh teman-teman KKNT smart village barru mari bersatu untuk mengabdi ke masyarakat, menjaga nama baik almamater tercinta. Kamipun berharap kepada seluruh elemen berkenan untuk menerima niat baik kami yang tertuang dalam rancangan Program Kerja KKN," kata Ayu.

Dewan Pembina KKN (DPK), dalam hal ini diwakili oleh Dr. Muh. Akbar berterima kasih kepada pihak kabupaten yang telah menerima mahasiswa unhas untuk melaksanakan kegiatan disini.

Akbar mengatakan proker yang akan dilaksanakan cukup sederhana namun bermanfaat bagi masyarakat, dan akan dievaluasi secara berkala oleh pihak DPK.

"Ada 4T dalam setiap program kerja, yang pertama Terencana, kedua Terlaksana, ketiga Terpublikasi, dan keempat Terevaluasi," kata Akbar.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Barru, Dr Ir Abustam menyebut tema smart village sesuai sangat penting.

“Menyusun program dengan smart, bisa diukur, bisa dispesifik, bisa dikembangkan, bisa diadaptasi, dan waktunya bisa diukur," sebut Abustam.

Abustam berharap, peserta KKN dapt memberikan pemahaman tentang digitalisasi kepada seluruh elemen masyarakat.

“Ini demi menopang kinerja pemerintah daerah ke depannya,” harapnya.

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved