Pilpres 2024
PKS se-Sulawesi Dorong Andi Amran Sulaiman Maju Pilpres 2024
Kader se-Sulawesi mendorong tokoh Indonesia Timur bersaing dalam kontestasi kepemiminan nasional. Amran dinilai sebagai salah satu tokoh.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua DPP PKS bidang Pembinaan Wilayah (BP) Sulawesi Surya Darma mendorong mantan Menteri Pertanian periode 2014-2019 Andi Amran Sulaiman maju pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Surya mengungkapkan, dorongan itu merupakan aspirasi mayoritas kader PKS se-Sulawesi.
Kader se-Sulawesi mendorong tokoh Indonesia Timur bersaing dalam kontestasi kepemiminan nasional. Andi Amran Sulaiman dinilai sebagai salah satu tokoh representasi Indonesia Timur.
Selain nama Andi Amran Sulaiman, kader PKS se-Sulawesi juga mendorong nama Salim Segaf Al-Jufri.
“Ya saya sudah bicara dengan hampir seluruh ketua DPW PKS se-Sulawesi tentang capres 2024 mendatang. Mereka menyebut dua nama Salim dan Andi Amran Sulaiman," kata Surya kepada wartawan Rabu (6/7/2022).
Saat ini Salim menjabat Ketua Majelis Syuro PKS ketua tertinggi dalam struktur PKS.
Sementara Andi Amran Sulaiman (AAS) mantan Menteri Pertanian dalam kabinet Jokowi-Jusuf Kalla 2014-2019.
Saat ini Amran menjabat Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unhas menggantikan Jusuf Kalla.
Surya menjelaskan, Salim adalah sosok intelektual yang memiliki pengalaman di pemerintahan cukup lama.
Ia mencontohkan, Salim pernah di Dubes di Saudi Arabia dan Menteri Sosial di kabinet SBY 2009-2014.
Bagi Surya, Salim adalah guru panutan bagi PKS berlatar belakang ulama.
"Selain itu, Dr Salim punya pergaulan luas dan selalu mendorong jajarannya membuka komunikasi dengan seluruh anak bangsa lintas suku, agama, dan ras," kata Surya.
“Secara pribadi, saya punya kedekatan dengan beliau karena saya mahasiswanya dari tahun 1986-1990 di Fakultas Syariah, LIPIA, Jakarta," kata Surya.
Sementara Andi Amran Sulaiman, Surya menilai founder Tiran Grup itu sosok andal yang jejak pengalaman pemerintahannya berhiaskan keberhasilan.
“Indonesia mengalami swasembada pangan tahun 2016 sewaktu Andi Amran Sulaiman jadi Menteri Pertanian. Indonesia juga mencatat kenaikan nilai ekspor pertanian yang signifikan sebagai turunan dari kebijakan mekanisasi pertanian yang beliau terapkan secara massif sewaktu menjabat Mentan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Mantan-Menteri-Pertanian-era-Jokowi-JK-Andi-Amran-Sulaiman.jpg)