Stunting

Hasnah Syam Gandeng BKKBN untuk Tekan Stunting di Barru

Pada sosialisasi penurunan stunting ini, Hasnah Syam menggandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulsel

Penulis: Darullah | Editor: Muh. Irham
ist
Anggota DPR RI Komisi IX, drg Hj Hasnah Syam menggelar Sosialisasi Program Percepatan Penurunan Stunting di Desa Balusu, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Selasa (5/7/2022). 

BARRU, TRIBUN-TIMUR.COM - Anggota DPR RI Komisi IX, drg Hj Hasnah Syam menggelar Sosialisasi Program Percepatan Penurunan Stunting, Selasa (5/7/2022).

Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Balusu, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Sulsel.

Pada pelaksanaan sosialisasi penurunan stunting ini, Hasnah Syam menggandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulsel.

Penurunan stunting di Kabupaten Barru adalah salah satu skala prioritas yang mendapat dukungan penuh dari legislator senayan ini.

Saat membuka sosialisasi, Hasnah Syam yang juga merupakan Ketua TP PKK Barru mengatakan bahwasanya organisasi yang ia pimpin siap turun ke lokasi sasaran, demi masa depan generasi penerus Barru yang cemerlang, dan terbebas dari stunting.

"Ini tanggung jawab moril, selaku Anggota DPR RI, karena memang komisi saya. Yaitu Komisi IX yang menangani bidang kesehatan," kata Istri Bupati Barru dua priode ini.

"Untuk itu kami minta support dari semua pihak termasuk DPRD dan para pimpinan OPD," ujarnya.

"Mari kita bekerja cepat untuk melaksanakan aksi satu sampai dengan aksi delapan dalam program penanganan stunting," sebut Hasnah Syam.

Pihaknya meminta partisipasi aktif segenap pemangku kepentingan dalam implementasi pengentasan stunting untuk bergerak bersama.

Sebab program daerah yang menggunakan spirit Yassiberrui harus kita junjung tinggi untuk wujudkan Barru yang lebih baik.

"Kami sekali lagi minta dukungan ke desa dan OPD, agar semua ini tercapai," harap Hasnah Syam.

"Masalah stunting merupakan ancaman, karena anak stunting tidak hanya terganggu pertumbuhan fisik tapi juga pertumbuhan otak," jelasnya. 

"Efeknya, SDM menjadi tidak produktif yang berdampak pada terganggunya kemajuan generasi daerah," tambahnya.

Sosialisasi tersebut dihadiri Anggota DPRD Syahrul Ramdhani, Kepala Dinas PMD PPKB PPPA Barru Jamaluddin, dan Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Dra Andi Ritamariani.

Juga turut hadir Camat Balusu Ridwan, tokoh masyarakat, dan segenap masyarakat Desa Balusu.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved