Hadi Tjahjanto
Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto Serukan Berantas Mafia Tanah di Makassar
Mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto pertama kali langsung mengunjungi pejabat Kantor Wilayah ATR/BPN Sulawesi Selatan di Jl Cendrawasih, Makassar.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Menteri Agraria dan Tata Ruang RI/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto berkunjung ke Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (29/6/2022).
Mantan Panglima TNI ini pertama kali langsung mengunjungi pejabat Kantor Wilayah ATR/BPN Sulawesi Selatan di Jl Cendrawasih, Makassar.
Dalam kesempatan ini, Hadi Tjahjanto berpesan untuk semua staf dan pimpinan Kementerian ATR/BPN untuk solid.
“Semuanya harus solid bersama bekerja memberantas yang namanya mafia tanah,” katanya
Hadi Tjahjanto juga mengecek Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
PTSL adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu.
Melalui program ini, pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat.
Baca juga: Inikah Tujuan Jokowi Lantik Zulhas dan Hadi Tjahjanto Jadi Menteri? Pengamat Sebut Rencana Lain
Metode PTSL ini merupakan inovasi pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat: sandang, pangan, dan papan.
Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri No 12 tahun 2017 tentang PTSL dan Instruksi Presiden No 2 tahun 2018.
PTSL yang populer dengan istilah sertipikasi tanah ini merupakan wujud pelaksanaan kewajiban pemerintah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah masyarakat.
Selain itu nantinya masyarakat yang telah mendapatkan sertipkat dapat menjadikan sertipikat tesebut sebagai modal pendampingan usaha yang berdaya dan berhasil guna bagi peningkatan kesejahteraan hidupnya.
“Saya melaksanakan pengecekan pelaksanaan PTSL setelah mendengarkan, paparan memang sudah 70 persen sisa 30 persen untuk pelaksanaan. Saya lihat road map-nya sampai 2024, kita bisa melaksanakan paling tidak pemetaan dan pendaftaran sehingga semua bisa tercover dengan peta kita bisa monitor,” katanya.
Ia berharap semua tanah yang masuk program PTSL langsung mempunyai sertipikat tanah.
Namun, dia mengingatkan kepada pegawai dan ASN Kementerian ATR/BPN untuk melayani secara rutin.
Baca juga: Tugas Pertama Hadi Tjahjanto Setelah Dilantik Jokowi Jadi Menteri ATR/BPN, AS Sudah Siap Bantu
“Kita berikan penekanan kepada mereka (pegawai) untuk melayani PTSL secara rutin, tetap harus melayani masyarakat dengan baik tanpa adanya pungli,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Menteri-Hadi-Tjahjanto.jpg)