IAIN Bone

Wabup Harap IAIN Bone Segera Jadi Universitas, Berharap Berkah Kedatangan Prof Nasaruddin Umar

Kampus hijau ini juga menjalin kerjasama dengan Kementerian Agama Bone, dan Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone.

Penulis: Kasdar Kasau | Editor: Muh. Irham
ist
Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof Dr Nasaruddin Umar, menjadi pemateri dalam kuliah tamu di IAIN Bone, Senin (27/6/2022). Wakil Bupati Bone Ambo Dalle yang juga hadir dalam acara itu berharap agar IAIN Bone segera berubah menjadi universitas 

BONE, TRIBUN-TIMUR.COM - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone menandatangani Memorandum of understanding (MOU) dengan Perguruan Tinggi Ilmu Al Qur'an (PTIQ) Jakarta, Senin (27/6/2022).

Kampus hijau ini juga menjalin kerjasama dengan Kementerian Agama Bone, dan Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone.

Penandatanganan disaksikan oleh Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle.

Ia berharap kampus IAIN Bone bisa menjadi universitas.

Acara dikemas dalam kuliah tamu yang dipelopori oleh Prodi Hukum Tata Negara Program Pascasarjana (PPs) IAIN Bone.

Kuliah tamu berlangsung di Aula Utama IAIN Bone, Jl  HOS Cokroaminoto, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Bone, Sulsel.

Hadir sebagai pembicara, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof Nasaruddin Umar.

Bagi Ambo Dalle, kehadiran Prof Nasaruddin Umar menjadi motivasi bagi civitas akademika.

"Selamat datang di Bone, semoga dengan kehadiran Prof Nasaruddin Umar memberikan motivasi," tuturnya.

Pria kelahiran Maccope, 10 Juli 1959 itu berharap IAIN Bone bisa naik level.

"Semoga dengan kehadiran beliau merupakan tanda IAIN Bone tidak lama lagi menjadi universitas," ucapnya.

Hadir juga dalam kesempatan itu, Rektor IAIN Bone, Prof Syahabuddin.

Ia mengatakan, suatu kehormatan dan kebanggaan atas kedatangan Imam Besar Mesjid Istiqlal Jakarta. 

"Kami civitas Akademika IAIN Bone ibarat ketiban durian runtuh dengan kedatangan beliau. Beliau merupakan cahaya dan menjadi kebanggaan masyarakat Bone. Semoga kita semua mendapatkan berkah ilmu beliau," tuturnya.(*)


Kegiatan ini mengusung tema "Moderasi Beragama dan Membangun Bangsa; menjadikan masyarakat Mandiri Humanis,Taat Konstitusi, Adil, Toleran, Anti Kekerasan, Berimbang dan menghargai Tradisi". (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved