AFC Cup 2022

Pelatih Kuala Lumpur City FC Bojan Hodak Gusar, 3 Pemain Pilarnya Cedera Jelang Lawan PSM Makassar

Kuala Lumpur City FC akan berhadapan dengan PSM Makassar di Stadion Kuala Lumpur,  Malaysia.

Editor: Muh. Irham
TRIBUN-TIMUR.COM/OCHA ALIM
Eks Pelatih PSM Makassar Bojan Hodak. Ia mengakui tiga pemain PSM Makassar akan menjelma menjadi permain bebahaya saat berhadapan dengan timnya malam nanti 

TRIBUN-TIMUR.COM - Mantan pelatih PSM Makassar yang kini menangani Kuala Lumpur City FC, Bojan Hodak, mengakui timnya kemungkinan akan kerepotan menghadapi PSM Makassar di laga perdana Grup H AFC Cup 2022, hari ini.

Kuala Lumpur City FC akan berhadapan dengan PSM Makassar di Stadion Kuala Lumpur,  Malaysia.

Bagi PSM Makassar dan Bojan Hodak, pertandingan ini sekaligus reuni. Bojan pernah menangani PSM Makassar di Liga 1 2020 lalu. 

Di tengah performa PSM Makassar yang mulai meningkat kala itu, liga dihentikan karena Pandemi Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: Bukan Wiljan Pluim, Bojan Hodak Justru Waspadai Striker Baru PSM Makassar Everton Nascimento

Kepada wartawan, Bojan mengatakan mengenal beberapa pemain PSM Makassar, termasuk karakter bermain mereka di lapangan.

Hodak pun mengaku ada tiga pemain PSM Makassar yang menurutnya bisa menjadi ancaman bagi timnya.

Ketiga pemain tersebut adalah Rizky Eka Pratama, Muhammad Arfan, dan penyerang asal Brasil Everton Nascimento.

“Pertahanan Makassar sepertinya sama dari zaman saya, dan mereka pemain bagus," kata Hodak, dikutip SuperBall.id dari Nst.com.my.

Baca juga: PSM Makassar vs Kuala Lumpur City Malam Ini, Bernardo Andalkan Everton Meski Mandul Piala Presiden

"Nascimento sangat baik secara fisik dan teknis dan ditambah sayap cepat mereka, mereka sangat berbahaya dalam serangan," tambahnya.

Di sisi lain, Hodak mengungkapkan bahwa ada beberapa pemainnya yang diragukan tampil melawan PSM Makassar.

Mereka adalah tiga pemain kunci yakni J. Partiban, Romel Morales dan Paulo Josue yang mengalami cedera.

Lebih lanjut, juru taktik asal Kroasia itu mengungkap ambisinya untuk menjadi kampiun di Piala AFC 2022.

"Akan sulit bagi kami untuk menantang gelar Liga Super Malaysia karena kurangnya kedalaman skuad tetapi kami menyukai peluang kami di turnamen, termasuk Piala AFC."

"Jika rencana kami berhasil, kami memiliki peluang yang masuk akal untuk memenangkan trofi musim ini."

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved