Dinas Perindustrian Sulsel Gandeng Unibos Kembangkan Kawasan Industri di Selayar
Penandatanganan Kerjasama kedua instansi ini dilaksanakan di ruang rapat Dinas Perindustrian Jalan Manunggal 22, Kec Tamalate, Makassar, Rabu (22/6/20
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Bosowa (Unibos) bersama Dinas Perindustrian Provinsi Sulsel sepakat mengembangkan kawasan perindustrian.
Penandatanganan Kerjasama kedua instansi ini dilaksanakan di ruang rapat Dinas Perindustrian Jalan Manunggal 22, Kec Tamalate, Makassar, Rabu (22/6/2022)
Surat perjanjian kerjasama ditandatangani Kadis Perindustrian H Ahmadi Akil SE MM dan Dr Ir Syahrul Syariman MT selaku Directorate of Innovation and Community Development Unibos.
Pembahasan ini merupakan tindak lanjut MoU yang telah dilakukan dengan pemerintah provinsi Sulawesi selatan.
Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Sulsel H Ahmadi Akil SE MM mengaku bersyukur dengan adanya jalinan kerjasama
“Syukur sekali, karena kerjasama ini tentunya akan ada pengembangan Kawasan industri yang lebih baik di provinsi sulsel," kata H Ahmadi Akil.
Adapun kerjasama ini meliputi penyusunan masterplan dan study kelayakan.
Rencananya, dua poin ini akan dilakukan di Kawasan Industri Selayar (KIS) dan Kawasan Industri Perikanan Terpadu (KIPT) Selayar.
“Kerjasama ini hanya dilakukan dengan 2 universitas di Sulsel, Unhas dan Unibos. Tentunya dalam pembangunan kami sangat membutuhkan akademisi perguruan tinggi yang lebih memiliki kapabilitas” jelas Kadis Perindustrian Sulsel ini.
Ia menilai lembaga pendidikan di Sulsel sudah sangat berkembang.
Itulah sebabnya dinas perindustrian Sulsel memilih kerjasama dengan Unhas dan Unibos.
“Kenapa kita harus memakai lembaga dari luar provinsi, sedangkan ada lembaga yang ahlinya di perguruan tinggi khususnya di universitas Bosowa," ucap H Ahmadi Akil.
Vice Rector for Institutional Cooperation and Development Dr Agus Salim ST MSi menilai penandantanganan kerjasama ini tepat dilakukan.
Alasannya, Unibos memiliki Program Doktoral (S3) Perencanaan Wilayah dan Kota.
Program S3 ini merupakan satu-satunya di Indonesia Timur
“Kami sangat percaya diri atas kerjasama ini
karena kami memiliki S3 PWK satu-satunya di Indonesia Timur," ujar Dr Agus Salim MSi
"Salah satu tugas kami di PWK itu untuk mengembangkan Wilayah Industri” lanjutnya.
Kini, Unibos dan Dinas Perindustrian Sulsel telah siap memulai pengembangan kawasan industri di Selayar.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/un111b00s.jpg)