Kasus Stunting di Barru Kategori Sedang, DPRD Tetap Konsultasi ke Dinkes Makassar dan Sulsel

AFK Majid mengungkapkan betapa pentingnya pengetahuan penanganan stunting demi masa depan generasi muda yang lebih berkualitas.

Penulis: Darullah | Editor: Waode Nurmin
AFK Majid
DPRD Barru konsultasi stunting di kantor Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel dan Dinkes Kota Makassar, Selasa (21/6/2022). 

TRIBUNBARRU.COM, BARRU - DPRD Barru melakukan kunjungan kerja dalam rangka konsultasi stunting di kantor Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel dan Dinkes Makassar, Selasa (21/6/2022).

Kunker tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Barru, AFK Majid bersama beberapa anggota dewan lainnya.

Seperti Andi Wawo Mannojengi, Syamsuddin Muhiddin, Hacing, dan H Muhammad Akil, serta pimpinan OPD Pemkab Barru.

AFK Majid akui masalah stunting masih terus terjadi dan secara nasional mengkhawatirkan.

Sehingga perlu keseriusan Pemkab Barru untuk mengatasi hal ini.

"Meski angka stunting di Barru tidak terlalu tinggi karena berdasarkan data Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel, bahwa kasus stunting di Barru masih berada di zona sedang (tengah)," ujarnya.

"Stunting itu sudah menjadi isu nasional sehingga dewan pemerintah daerah perlu melakukan pengawalan berdasarkan fungsinya," tambahnya lagi.

"Dalam hal ini, dewan memiliki fungsi legislasi, budgeting dan pengawasan. Sementara Pemerintah sebagai fungsi eksekutif atau penyelenggara," ucap AFK Majid.

Masyarakat perlu diedukasi, kata AFK Majid, betapa pentingnya pengetahuan penanganan stunting demi masa depan generasi muda yang lebih berkualitas.

Tetapi hal ini tidak cukup hanya dengan memberikan kepercayaan kepada Instansi terkait seperti Dinas Kesehatan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved