Kapal Tenggelam

Satu Jenazah Korban KM Ladang Pertiwi Teridentifikasi Tim DVI Polda Sulsel, Ini Identitasnya

Satu dari dua jenazah korban Kapal Motor (KM) Ladang Pertiwi 02 yang tidak dikenali, akhirnya teridentifikasi.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Pengumuman identitas korban KM Ladang Pertiwi yang teridentifikasi berlangsung di kantor Biddokkes Polda Sulsel, Jl Andi Kumala, Sabtu (4/6/2022) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Satu dari dua jenazah korban KM Ladang Pertiwi 02 yang sebelumnya tidak dikenali, akhirnya teridentifikasi.

Proses identifikasi dilakukan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulsel, sejak Jumat kemarin.

"Korban atas nama Rahama, jenis kelamin perempuan usia kurang lebih 70-75 tahun," kata Kepala Bidang Kedokteran Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Sulsel, Kombes Pol Yusuf Mawadi.

Rahama beralamat di Desa Sabaru, Kecamatan Kalukuang Masalima, Kabupaten Pangkep.

Pengumuman identitas korban teridentifikasi itu berlangsung di kantor Biddokkes Polda Sulsel, Jl Andi Kumala, Sabtu (4/6/2022) siang.

Dihadiri wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana dan pihak keluarga korban.

Lebih lanjut, Kombes Pol Yusuf menjelaskan, jenazah Rahama diketahui berdasarkan penyesuaian sampel anatomi tubuh dari keluarga korban.

"Teridentifikasi melalui data primer, yang pertama melalui gigi geligi antemortem dan post mortem jenazah," ujarnya.

"Terus yang kedua dari Tim Inafis (Polda Sulsel) melalui sidik jari tangan dari 12 titik ada persamaan dari post mortem dan antemortem," sambungnya.

Usai mengumumkan identitas korban, Kombes Pol Yusuf pun menyerahkan dokumen berita acara identifikasi DVI ke Wabub Pangkep Syahban Sammana.

Setelah itu, Syahban menyerahkan dokumen tersebut ke pihak keluarga korban.

Satu jenazah lainnya yang juga sulit dikenali belum berhasil diidentifikasi Tim DVI Polda Sulsel alias masih dalam proses pemeriksaan.

Sejauh ini, terdapat 35 korban KM Ladang Pertiwi yang tenggelam di Selat Makassar, yang berhasil ditemukan.

31 dinyatakan selamat sementara empat lainnya dinyatakan meninggal dunia.

Tim SAR gabungan pun masih mencari 15 korban lainnya dari total 50 penumpang belum ditemukan.(*)

Baca berita terbaru dan menarik lainnya dari Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved