Pilpres 2024
Ganjar-Anies Menguat di Relawan Jokowi, Survei IPO: Prabowo Terpopuler, AHY Ungguli Puan Maharani
Survei IPO menunjukan tingkat popularitas Prabowo Subianto mencapai 96,2 persen, survei tersebut digelar pada periode 23-28 Mei 2022
TRIBUN-TIMUR.COM - Paket Ganjar-Anies menguat sebagai pasangan Capres-Cawapres pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.
Sementara itu Survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukan jika Prabowo Subianto sebagai figur atau tokoh terpopuler.
Masih dalam survei terbaru IPO, Agus Harimurti Yudhoyono yang karib disapa AHY mengungguli Puan Mahari.
Dilansir dari kompas.com, survei IPO menunjukan tingkat popularitas Prabowo Subianto mencapai 96,2 persen.
Adapun survei tersebut digelar pada periode 23-28 Mei 2022.
Baca juga: Survei SRMC: Pendukung Jokowi Lebih Banyak Pilih Ganjar Pranowo Ketimbang Prabowo di Pilpres Nanti
Baca juga: Gerindra dan Demokrat Sulit Koalisi di Pilpres 2024? Pengamat Sebut Tanda-tanda Muncul dari Prabowo
"Disusul Anies Baswedan 88,1 persen, Sandiaga S Uno 84,0 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono 71,3 persen," kata Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah dalam diskusi Polemik Trijaya FM secara virtual, Sabtu (4/6/2022).
Dedi mengatakan, hasil survei juga menunjukkan bahwa popularitas Puan Maharani menggungguli kader PDI-P, yaitu Ganjar Pranowo yang berada di posisi 6 yaitu 61,4 persen.
Sementara Puan berada di posisi 5 dengan tingkat popularitas 69,3 persen.
"Dari sisi tingkat popularitas di mata responden, Puan Maharani ungguli Ganjar Pranowo, situasi ini sebenarnya membuat Puan lebih potensial terusung," ujarnya.
Di samping itu, Dedi mengatakan, dari aspek kesukaan, tercatat 98,3 persen responden menyukai pengusaha Yusuf Hamka dan 97,3 persen responden menyukai sosok Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi.
"Hary Tanoe Soedibjo 95,1 persen dan Dedi Mulyadi 94,0 persen, tetapi mereka ini popularitasnya kecil sekali," ucapnya.
Adapun wawancara penelitian ini dilakukan hybrid secara tatap muka sebanyak 480 responden, dan sambungan telepon.
Data telepon merujuk data populasi sebanyak 196.420 yang dimiliki IPO sejak periode survei di tahun 2019-2021.
Dari total populasi tersebut terdapat 7.200 yang memungkinkan untuk menjadi responden hingga terambil secara acak sejumlah 720 responden.
Dengan demikian total keseluruhan sebanyak 1.200 responden.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Prabowo-Subianto-Puan-Maharani-Anies-Baswedan-Agus-Harimurti-Yudhoyono-2024.jpg)