KAHMI Rayon Unhas

4 Kunci Kemaslahatan Dibahas dalam HBH KAHMI Rayon Unhas, Kesabaran Adalah Kecerdasan Emosional

Kunci ini ada di Surah al Ashr yaitu iman, amal saleh, ilmu pengetahuan dan kesabaran. Empat tipe kecerdasan ini adalah kunci meraih keberuntung

Editor: AS Kambie
Dr Syahid Arsyad ST MT 

Oleh: Syahid Arsyad
Sekretaris Majelis Rayon KAHMI Unhas
Melaporkan dari Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Rayon Universitas Hasanuddin, KAHMI Rayon Unhas, melaksanakan Halal bil Halal pada hari Kamis, 26 Mei 2022, di Swiss-Belhotel Makassar.

Hadir sebagai undangan pengurus Majelis Daerah KAHMI Kota Makassar, pengurus Majelis Rayon dari berbagai kampus diantaranya UNM, UMI dan UINAM. Hadir puluhan pengurus KAHMI Rayon Unhas.

Rektor Unnhas Prof Jamaluddin Jompa yang juga Ketua KAHMI Rayon Unhas dalam sambutannya menekankan pentingnya silaturrahmi dan kemampuan menahan diri dalam bermasyarakat.

Termasuk kemampuan menahan diri dalam bersosial media. Banyak masalah yang timbul hanya karena tidak arif dalam berkomentar di grup Whatsapp.

Pembawa hikmah halal bil halal adalah Prof Mustari Mustafa, Guru Besar UIN Alauddin dan Presidium MW KAHMI SulSel.

Tema Halal bi Halal yaitu memperkuat sinergi untuk kemaslahatan ummat dan bangsa diulas Prof Mustari Mustafa.

Menurut Prof Mustari Mustafa, untuk meraih kemaslahatan dibutuhkan 4 kunci.

Kunci ini ada di Surah al Ashr yaitu iman, amal saleh, ilmu pengetahuan dan kesabaran. Dimana iman adalah kecerdasan spritual, amal saleh adalah kecerdasan sosial, ilmu pengetahuan adalah kecerdasan intelektual, dan kesabaran adalah kecerdasan emosional.

Empat tipe kecerdasan ini adalah kunci untuk meraih keberuntungan baik secara personal maupun untuk bangsa.

Dalam kehidupan, manusia senantiasa berperang dengan hawa nafsunya.

Pergulatan manusia melawan hawa nafsu ada 3 tingkatan, yaitu an nafsh mutmainnah (jiwa yang tenang, diridhoi Allah), an nafs lawwamah ( jiwa yang menyesal) dan tingkatan terendah adalah an nafs ammarah ( jiwa yang berdosa).

Manusia saat lahir dalam keadaan suci (fitrah) dan kita senantiasa ingin kembali ke fitrah.

Olehnya kita harus selalu mensucikan jiwa dengan selalu berdzikir kepada Allah. Karena hanya dengan mengingat Allah hati akan tenang. Prof Mustari Mustafa mengingatkan kembali materi Nilai Dasar Perjuangan (NDP) saat basic training HMI membawa peserta bernostalgia pada jaman mahasiswa.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved