Taruna Ikrar Temui Menkes, Bicara Pentingnya Dokter Lulusan Luar Negeri Balik ke Indonesia

Ketua Konsil Kedokteran Indonesia atau KKI Prof Taruna Ikrar menemui Menteri Kesehatan RI atau Menkes, Budi Gunadi Sadikin

Editor: Edi Sumardi
DOK TARUNA IKRAR
Ketua Konsil Kedokteran Indonesia atau KKI sekaligus Direktur International Association of Medical Regulatory Authorities ( IAMRA ) Prof Taruna Ikrar (kiri) menemui Menteri Kesehatan RI atau Menkes, Budi Gunadi Sadikin di ruangan kerja Menkes, Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ), Jakarta, Kamis (19/5/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ketua Konsil Kedokteran Indonesia atau KKI sekaligus Direktur International Association of Medical Regulatory Authorities ( IAMRA ) Prof Taruna Ikrar menemui Menteri Kesehatan RI atau Menkes, Budi Gunadi Sadikin di ruangan kerja Menkes, Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ), Jakarta, Kamis (19/5/2022).

Pada pertemuan tersebut, mereka membahas berbagai persoalan di kesehatan, antara lain Covid-19, hepatitis misterius, serta pentingnya dokter lulusan perguruan tinggi di luar negeri untuk kembali ke Indonesia menjalankan pengabdian dan perannya dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

"Kami mendiskusikan banyak hal, di antaranya tentang dokter diaspora luar negeri untuk balik ke Indonesia mengabdikan keahliannya," kata Taruna Ikrar dalam siaran persnya, Rabu (25/5/2022).

Taruna Ikrar yang pernah menjabat sebagai spesialis laboratorium di Departemen Anatomi dan Neurobiologi Universitas California ini mengatakan, pertemuan dengan Menkes sangat penting mengingat baik KKI maupun Kemenkes memiliki peranan sangat penting dalam peningkatan pelayanan kesehatan di dalam negeri.

"Regulator dalam melaksanakan pelayanan kesehatan, pelayanan kedokteran, praktik kedokteran, pendidikan kedokteran, pembinaan dokter serta perlindungan masyarakat dalam skala nasional," kata dia.

Taruna juga menjelaskan tentang IAMRA atau Asosiasi Konsil Kedokteran Internasional yang kini dipimpinnya.

Kepada Menkes, jebolan dokter Universitas Hasanuddin (Unhas) ini menjelaskan tentang tugas dan wewenang IAMRA serta keuntungan bagi Indonesia sebagai pemimpin IAMRA.

Lembaga yang menaungi konsil kedokteran dari banyak negara, termasuk Kesiapan Indonesia ini diajukan dalam IAMRA General Board dan Executive Meeting menjadi tuan rumah Sidang Umum (General Assembly) IAMRA yang akan dihadiri konsil dokter sedunia pada tahun 2023

Selain itu juga dibahas tentang transnational medical practices, kemajuan teknologi kedokteran terkini khususnya pemanfaatan artificial intelligence dan telemedicine.(*)

Baca berita terbaru dan menarik lainnya di Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved