iPhone

Apple Akhirnya Mengalah iPhone 15 di 2023 Bakal Mirip Andriod, Masih Minat Beli?

Apple sedang menguji model iPhone masa depan yang menggantikan port pengisian Lightning saat ini dengan konektor USB-C yang lebih umum

Editor: Alfian
Jeenah Moon/Bloomberg
Smartphone Apple iPhone 13 Pro Max 

TRIBUN-TIMUR.COM - Apa jadinya jika Apple mereplika teknologi dari smartphone-smartphone Android ke iPhone?

Tentu langka ini akan menimbulkan pro dan kontra di kalangan pengguna setia iPhone.

Sebab beberapa alasan orang-orang menggunakan iPhone lantaran memiliki perbedaan yang cukup signifikan bahkan terbilang eksklusif dari smartphone Android.

Namun, dilansir dari Bloomberg, Sabtu (14/5/2022), iPhone rencananya akan menggunakan salah satu inovasi dari smartphone Android ke iPhone 15 yang dikabarkan bakal diproduksi 2023 mendatang.

Apple sedang menguji model iPhone masa depan yang menggantikan port pengisian Lightning saat ini dengan konektor USB-C yang lebih umum.

Baca juga: iPhone Pro Max Adopsi Fitur iPad? Diprediksi Jadi Primadona & Unggul Telak dari Merek Pesaingnya

Baca juga: Tampilan iPhone 14 Bocor ke Publik, Kamera Belakang Bikin Pangling, Cek Tanggal Rilis dan Harganya

iPhone 13 Series masuk dalam daftar ponsel terlaring diseluruh dunia tahun 2021
iPhone 13 Series masuk dalam daftar ponsel terlaring diseluruh dunia tahun 2021 ((CNET))

Menurut orang-orang yang mengetahui situasinya, sebuah langkah yang dapat membantu perusahaan menyesuaikan diri dengan peraturan Eropa yang menjulang.

Selain menguji model dengan port USB-C dalam beberapa bulan terakhir, Apple sedang mengerjakan adaptor yang memungkinkan iPhone masa depan bekerja dengan aksesori yang dirancang untuk konektor Lightning saat ini.

Informasi tersebut dibocorkan orang-orang, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena alasan pribadi.

Jika perusahaan melanjutkan perubahan, itu akan terjadi paling cepat 2023. Apple berencana untuk mempertahankan konektor Lightning untuk model baru tahun ini.

Dengan pindah ke USB-C, Apple akan merampingkan koleksi pengisi daya yang digunakan oleh berbagai perangkatnya.

Sebagian besar iPad dan Mac perusahaan sudah mengandalkan USB-C daripada Lightning. Itu berarti bahwa pelanggan Apple tidak dapat menggunakan satu pengisi daya untuk iPhone, iPad, dan Mac.

Pengaturan yang aneh mengingat kegemaran Apple akan kesederhanaan. Pengisi daya nirkabel untuk iPhone dan Apple Watch juga menggunakan konektor USB-C untuk power bricknya.

Apple, yang berbasis di Cupertino, California, menolak mengomentari perubahan tersebut.

Langkah tersebut, yang juga diprediksi oleh analis Ming-Chi Kuo, akan datang dengan kompromi dan berpotensi menimbulkan kebingungan bagi pelanggan.

Pengisi daya USB-C sedikit lebih besar dari konektor Lightning, tetapi dapat menawarkan kecepatan pengisian daya dan transfer data yang lebih cepat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved