Gerakan Rusia Terbaca, Putin Disebut Lebih Pilih Perang Nuklir Dibanding Lakukan Hal Ini ke Ukraina
Ia menilai Presiden Rusia Vladimir Putin akan lebih memilih terjadi Perang Dunia III dibanding kalah perang dari Ukraina.
TRIBUN-TIMUR.COM - Perang Rusia-Ukraina sudah lebih enam puluh hari berlangsung.
Sejumlah korban jiwa berjatuhan hingga bangunan hancur gegara serangan.
Terbaru, gerakan Rusia pun terbaca oleh kantor media terbesar di sana.
Ternyata Rusia memilih untuk melakukan hal yang lebih berbahaya dibanding harus mengalah.
Kepala editor dari media pemerintah Rusia secara terbuka menyinggung kemungkinan terjadinya perang nuklir.
Ia menilai Presiden Rusia Vladimir Putin akan lebih memilih terjadi Perang Dunia III dibanding kalah perang dari Ukraina.
Pernyataan ini diungkapkan di tengah memanasnya hubungan Rusia dengan Ukraina dan negara-negara NATO.
Dilansir TribunWow.com dari Daily Mail, Kamis (28/4/2022), Margarita Simonyan, editor penyiar negara RT menyatakan di sebuah saluran TV tadi malam.
Jurnalis senior dari media yang dipegang pemenrintah itu mengatakan bahwa gagasan Putin menekan tombol merah lebih mungkin daripada membiarkan Rusia kalah perang.
Rusia disebut lebih memilih terjadi Perang Dunia Ketiga daripada gagal menjalankan misinya.
"Kita kalah di Ukraina, atau Perang Dunia Ketiga dimulai," kata Simonyan.
"Saya pikir Perang Dunia Ketiga lebih realistis, mengenal kita, mengetahui pemimpin kita."
"Hasil yang paling luar biasa, bahwa semua ini akan berakhir dengan serangan nuklir, tampaknya lebih mungkin bagi saya daripada rangkaian peristiwa lainnya."
Meski mengaku miris, namun Simonyan tampaknya tak menunjukkan penentangan atas skenario tersebut.
"Ini membuat saya ngeri di satu sisi," aku Simonyan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kementerian-Pertahanan-Rusia-pada-17-Februari-2022-1.jpg)