Libur Lebaran Idulfitri 2022

PHRI:Hunian Hotel di Sulsel Diprediksi Menurun di Libur Lebaran Idulfitri

Hunian hotel di Sulawesi Selatan (Sulsel), khususnya di Makassar diprediksi menurun saat libur lebaran Idulfitri.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Sukmawati Ibrahim
DOK TRIBUN-TIMUR.COM
Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Hunian hotel di Sulawesi Selatan (Sulsel), khususnya di Makassar diprediksi menurun saat libur lebaran Idulfitri.

Hal itu disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Anggiat Sinaga.

“Semakin menuju libur panjang, hunian hotel di makin drop, tidak terkecuali liburan Idulfitri,” kata Anggiat, saat dihubungi Tribun-Timur.com, Selasa (26/4/2022).

Seperti tahun sebelumnya, kata Anggiat, tingkat hunian di libur Idulfitri 1443 H nanti juga akan menurun.

Kondisi tersebut, lanjutnya, akan berbeda dengan di Bali, Lombok dan Yogyakarta.

Menurutnya, kota-kota tersebut akan ‘panen raya’ dengan tingkat hunian hotel tinggi.

“Bali, Lombok, Jogja yang akan panen raya karena liburan silatuhrami sekaligus digunakan untuk liburan wisata,” jelas Anggiat.

Kondisi itu pun akan berbeda dengan di Kota Makassar.

Di mana, Anggiat menilai wisata Makassar yang masih belum terlalu kuat, sehingga berdampak pada hunian.

“Akan tetapi seperti Malino, Toraja maupun Bira akan dapat limpahan untuk wisata,” kata CEO Phinisi Hospitality itu.

Dirinya pun memprediksi tingkat hunian hotel saat libur Idulfitri sekitar 25-30 persen.

Harga Khusus

Anggiat mengatakan saat ini, hotel-hotel menawarkan harga khusus untuk libur lebaran.

Bahkan, kata dia, menginap 2 malam atau 3 malam akan lebih murah saat libur lebaran Idulfitri.

“Harapannya bisa nginap di Makassar, akan tetapi itu pun tidak ngangkat tingkat hunian,” kata Anggiat. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved