ASN Luwu Utara Segera Terima TPP, Bupati Indah Putri Mintah 'Dihabiskan' di Kampung Sendiri
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, menegaskan hal ini pada pertemuan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Utara mulai dicairkan.
Pencairan TPP paling lambat sebelum 29 April 2022.
Atau sebelum berlakunya cuti bersama.
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, menegaskan hal ini pada pertemuan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
"Saya harap TPP secepatnya dibayarkan, kalau bisa sebelum 29 April 2022," tegas Indah, Selasa (26/4/2022).
TPP yang nantinya akan diterima ASN diimbau untuk membelanjakan TPP-nya di dalam wilayah Luwu Utara.
Alasannya, agar perputaran uang di daerah tetap stabil yang berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi di Luwu Utara.
"Kita minta TPP-nya ini dibelanjakan di wilayah Luwu Utara saja, karena ini juga cara kita untuk mengendalikan inflasi menjelang hari raya Idul Fitri," terang dia.
Tak hanya TPP, THR yang sebelumnya sudah diterima ASN juga diimbau dibelanjakan di Luwu Utara.
Imbauan ini diperkuat dengan diterbitkannya Surat Imbauan Nomor 500/150/EkondanSDA/Setda/IV/2022.
Tentang pemanfaatan TPP dan THR ASN menjelang hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah yang ditandatangani Sekda.
"Membelanjakan uang di dalam daerah itu berpengaruh terhadap inflasi juga, karena ada perputaran uang yang stabil," katanya.
"Sehingga tentu akan berdampak juga terhadap pertumbuhan ekonomi kita," jelas Indah.
Lebih penting, kata dia, bagaimana ASN Luwu Utara dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.
Sekaligus upaya ASN memulihkan dan membangkitkan ekonomi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Bupati-lutra-23-33.jpg)