H-10 Lebaran Idul Fitri 2022, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Mulai Dipadati Penumpang
peningkatan jumlah penumpang ini diprediksi akan mulai terlihat pada tanggal 28-30 April mendatang.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Waode Nurmin
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terpantau ramai H-10 Idul Fitri 1443 H, Kamis (21/4/2022).
Pantauan langsung dari tribunmaros.com, banyak penumpang yang lalu lalang memenuhi sudut bandara.
Area Check-In pun terlihat sama ramai, penumpang mengatre untuk mendapatkan giliran validasi berkas.
Dari data yang berhasil didapatkan, jumlah penumpang mengalami peningkatan dalam kurun waktu tiga hari terakhir.
Stakeholder Relation Manager, Iwan Risdianto mengatakan jumlah penumpang pada Senin - Rabu (18-20/4/2022) mencapai 69.348 orang.
"Pergerakan penumpang dalam kurun waktu tiga hari terakhir mengalami penurunan, pada Senin, 21.029 orang, Selasa 23.877 orang, dan Rabu 24.442 orang," katanya.
Jumlah penumpang tersebut juga meningkatkan 27 persen jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, yang hanya 54.574 orang.
Peningkatan penumpang juga berpengaruh terhadap peningkatan pergerakan pesawat.
Pergerakan pesawat Senin (18/4/2022) hanya 194, kemudian meningkat menjadi 206 pada Selasa (19/4/2022).
"Pada Rabu, pergerakan pesawat kembali meningkat menjadi 212. Totalnya selama tiga hari, yakni 612. Naik 1.83 persen jika dibandingkan periode sebelumnya," tambahnya.
Tak hanya itu, jumlah kargo juga meningkat hingga 13 persen.
"Kargo juga meningkat dalam tiga hari terakhir, totalnya mencapai 797 ton meningkat 13 persen dari periode sebelumnya yang hanya 704 ton," tuturnya.
Sejauh ini, penerbangan terbanyak masih di dominasi tujuan Jakarta, Surabaya dan Kendari.
Iwan memperkirakan, peningkatan jumlah penumpang ini diprediksi akan mulai terlihat pada tanggal 28-30 April mendatang.
"Kami memperkirakan peningkatan jumlah penumpang arus mudik 2022 itu baru akan terlihat pada 28-30 april," terangnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada saat menjelang Mudik Lebaran, pihak Angkasa Pura telah melakukan sejumlah persiapan.
Ia mengatakan, pihaknya harus mempersiapkan semua fasilitas dan sumber daya manusia untuk mendukung pelayanan pada pengguna jasa bandara.
"Pihak kami selalu berusaha memperketat protokol kesehatan para penumpang selama berada di bandara," tutupnya.