Industri Film Lokal Berkembang, Ketua Parfi Makassar: Setiap Hari ada Produksi Film
"Diluar Jakarta itu kita paling aktiflah, setelah Bandung. Kalo Bandung kan memang punya festival Film Bandung," sambungnya.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Waode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Industri Film Lokal Makassar kini semakin berkembang.
Terbaru, Wandi Dg Kulle merilis filmnya melalui Kanal YouTube.
Film tersebut berjudul Buronan (Punna Siriku Latappela').
Melihat Industri film tanah daeng, Ketua Persatuan Artis Film Indonesia Makassar ini mengaku gembira dengan tingkat produktivitas.
"Kalau kita lihat hampir setiap hari ada produksi film atau karya yang dihasilkan melalui Youtube atau bioskop," ucap Wandi Dg Kulle kepada Tribun-Timur.com, Selasa (19/4/2022) Malam.
"Diluar Jakarta itu kita paling aktiflah, setelah Bandung. Kalo Bandung kan memang punya festival Film Bandung," sambungnya.
Meskipun tingkat produktivitas tinggi, Wandi Dg Kulle tetap menghimbau para sineas agar tetap profesional dalam berkarya.
Sebab, dirinya menjelaskan adanya beberapa oknum yang memanfaatkan produksi untuk meraih keuntungan pribadi
"Contohnya, ada yang mau bikin film terus cari investor. Didanai, tapi filmnya tidak jadi-jadi," ujar Wandi Dg Kulle.
Bahkan, dirinya juga menceritakan adanya insvestor dari luar Makassar yang masuk mencari keuntungan pribadi.
"Ada datang, bikin casting lalu orang membayar untuk itu. Terus hilang tanpa jejak," kata Wandi Dg Kulle.
"Ini kan merusak citra Industri film di Makassar. Akhirnya banyak orang bilang jangan main film di Makassar, banyak penipu," sambungnya
Wandi Dg Kulle mengingatkan kepada seluruh orang yang ingin menjadi artis film agar selektif dalam memilih produksi.
Apalagi bagi yang seringkali mengikuti casting guna mendapat peran.
"Saya tegaskan bahwa main film itu, kita dibayar. Bukan, kita yang membayar," tegas Sineas asal Makassar ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Launching-Film-Buronan-Punna-Siriku-Latappela.jpg)