Betulkah Lurah di Toraja Utara Diminta Patungan Beli Babi untuk Syukuran Tongkonan Keluarga Bupati?
Di acara tersebut, beredar isu Aparatur Sipil Negara (ASN) diharuskan menyumbang babi.
Penulis: Tommy Paseru | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE - Acara Mangrara (syukuran) Tongkonan atau rumah adat milik keluarga Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang disorot, Kamis (7/4/2022).
Di acara tersebut, beredar isu Aparatur Sipil Negara (ASN) diharuskan menyumbang babi.
Acara mangrara tongkonan Bupati Toraja Utara digelar hari ini.
Dihadiri ratusan masyarakat.
Ada juga satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Toraja Utara.
"Kalau camat dan lurah hadir besok," kata salah satu Lurah di Toraja Utara inisial R via seluler Kamis malam.
R mengungkap, ia bersama lurah dalam satu kecamatan patungan untuk membeli seekor babi.
Setelah itu di bawah ke acara mangrara rumah tongkonan Bupati.
"Tidak adaji patokan berapa, tapi kita patungan semua," ucapnya.
Menurut R, dirinya bersama beberapa lurah tidak dipaksa untuk menyumbang.
Sumbangan tersebut semata-mata untuk menghormati atasan yang menggelar acara.
"Tidak enak juga kalau cuma datang duduk, apalagi atasan kita yang bikin acara," ujarnya.
Acara mangrara tongkonan tersebut akan digelar selama beberapa hari.
Tari-tarian khas Toraja akan ditampilkan dalam acara tersebut.
Laporan Kontributor : TribunToraja.Com,@b_u_u_r_y