Apdesi 'Memanas' Pasca Deklarasi Jokowi 3 Periode, Kubu Arifin Tegas Menolak Hingga Temui Sosok Ini

Namun belakangan, Arifin Abdul Majid mengaku tak menyetujui usulan 3 periode tersebut.

Editor: Ansar
TribunJatim
Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti, bertemu Pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Minggu (3/4/2022) malam. Dalam kesempatan tersebut, APDESI yang dipimpin Arifin Abdul Majid ini tegas menolak wacana perpanjangan periode presiden. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) ternyata pecah kongsi soal jabatan Presiden tiga periode.

Kubu Sutawijaya dan  Arifin Abdul Majid beda pendapat soal Jokowi 3 periode tersebut.

Sebelumnya, Sutawijaya deklarasi Jokowi 3 periode dan dihadiri langsung oleh Presiden.

Namun belakangan, Arifin Abdul Majid mengaku tak menyetujui usulan 3 periode tersebut.

Hal itu terungkap setelah Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti bertemu pengurus Apdesi pada Minggu (3/4/2022) malam.

Dalam kesempatan tersebut, ApdesiI kubu Arifin Abdul Majid dengan tegas menolak wacana perpanjangan periode presiden. 

Wacana perpanjangan masa jabatan presiden atau 3 periode presiden, bahkan disebut sebagai pelanggaran terhadap konstitusi.

"Soal 3 periode ini kan regulasinya tidak ada," kata Arifin dikutip melalui keterangan tertulis yang diterima Tribun Jatim Network, Senin (4/4/2022). 

Ketum DPP Apdesi Arifin Abdul Majid  tengah
Ketum DPP Apdesi Arifin Abdul Majid (tengah) berbincang dengan Ketua DPC Apdesi Tala Dwi Supriyanto dan Kasi Intel Kejari Tala Saefullahnur seusai pelantikan pengurus Apdesi Tala periode 2022-2027 di Balairung, Pelaihari, Kamis (31/3/2022).

"Oleh karenanya, kalau kami ikut-ikutan dukung, artinya kami juga melanggar konstitusi.

Yang kemarin, kami anggap sebagai pembohongan dan pembodohan," kata dia. 

Dalam kesempatan tersebut, Arifin juga mengklarifikasi soal organisasi APDESI yang mendeklarasikan dukungan kepada Presiden Joko Widodo untuk menjabat di periode ketiga.

Deklarasi ini disampaikan melalui Silaturahmi Nasional APDESI di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2022) lalu.

Ia menegaskan, APDESI yang sah berada di bawah kepemimpinannya.

Ini dibuktikan dengan kepastian berbadan hukum atau sudah tercatat di Kemenkumham sejak tahun 2016. 

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved