Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jelang Ramadan Harga Cabai Rawit dan Cabai Besar di Pasar Mattirowalie Barru Turun Harga

Di Barru, sejumlah bahak makanan terpantau naik, tapi juga ada yang turun seperti cabai rawit dan cabai besar

Penulis: Darullah | Editor: Waode Nurmin
TribunBarru.com/Darullah
Suasana Pasar Mattirowalie jelang Ramadan 1443 Hijriah. 

TRIBUNBARRU.COM, BARRU - Menjelang Ramadan 1443 Hijriah, harga bahan campuran dapur di Pasar Mattirowalie, Kabupaten Barru relatif lebih mahal.

Terutama seperti minyak goreng dari Rp 14 ribu menjadi Rp 27 ribu per liter.

Harga telur naik dari Rp 37 ribu menjadi Rp 40 ribu per rak.

Bawang bombai yang sebelumnya Rp 25 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram.

Kacang naik menjadi Rp 20 ribu, dari yang sebelumnya Rp 18 ribu per kilogram.

Hal itu diungkapkan salah satu pedagang di Pasar Mattirowalie, Alim kepada TribunBarru.com saat ditemui di stand jualannya, Selasa (2/4/2022).

"Menjelang Ramadan ini, beberapa bahan campuran dapur naik harganya. Terutama barang dagangan hasil industri relatif naik harganya," ujarnya.

Seperti tepung, lanjut Alim, naik harganya dari Rp 10 ribu menjadi Rp 11 ribu per kilogram.

"Kecap pun telah naik harga sejak Januari, yaitu Rp 130 yang lima liter," bebernya.

Kalau dagangan hasil bumi, kata Alim, ada yang naik dan ada juga yang turun harganya.

Bawang merah naik menjadi Rp 32 ribu, dari yang sebelumnya hanya Rp 30 ribu per kilogram.

Harga Kentang juga naik menjadi Rp 15 ribu dari Rp 13 ribu per kilogram.

Daun bawang naik harga dari Rp 7 ribu menjadi Rp 10 ribu per kilogram.

Selain harga bahan campuran dapur yang naik, juga terpantau oleh TribunBarru.com ada beberapa bahan lainnya yang harganya turun.

Bahan-bahan yang turun harga tersebut seperti cabai rawit turun menjadi Rp 40 ribu, dari yang sebelumnya Rp 80 ribu per kilogram.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved