200 Orang Ikut Vaksinasi Booster di Kantor BI Sulsel

Di Sulsel sendiri, kata Abdul Kadir, cakupan vaksinasi Covid-19 masih rendah.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Waode Nurmin
Tribun-Timur.com/RUDI SALAM
Vaksinasi booster di Kantor BI Sulsel, Jl Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Rabu (30/3/2022) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 200 orang mengikuti vaksinasi booster di Kantor Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Jl Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Rabu (30/3/2022)

200 orang tersebut berasal dari pegawai BI Sulsel, perbankan di wilayah Sulsel, dan juga masyarakat umum.

Acara vaksinasi Booster ini juga dirangkaian dengan sosialisasi terkait protokol kesehatan (prokes).

Hadir dalam sebagai pembicara sosialisasi prokes Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Abdul Kadir.

Hadir pula dalam kesempatan itu Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rudy Bambang Wijanarko dan Fadjar Majardi.

Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Abdul Kadir menjelaskan bahwa vaksinasi menjadi hal yang penting dalam mewujudkan herd immunity.

Upaya ini, kata dia, membutuhkan dukungan dan kerjasama dari semua pihak.

Di Sulsel sendiri, kata Abdul Kadir, cakupan vaksinasi Covid-19 masih rendah.

“Berdasarkan data Kemenkes RI, angka capaian vaksinasi Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan relatif rendah bila dibandingkan dengan nasional,” jelasnya.

Oleh karena itu, sambung Abdul Kadir, vaksinasi perlu menjadi perhatian bersama.

Selain vaksinasi, dirinya juga mengimbau masyarakat agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan.

Seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Dorong Pemulihan Ekonomi

Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rudy Bambang Wijanarko menjelaskan bahwa vaksinasi merupakan hal yang sangat penting untuk mendorong keberlanjutan pemulihan ekonomi Sulsel.

“Vaksinasi juga diharapkan bisa mendorong dan memperkuat pembukaan kembali sektor pariwisata di Sulsel, apalagi mengingat masyarakat akan bersiap menghadapi momen libur lebaran,” katanya.

Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian Kesehatan RI dan para tenaga medis atas seluruh upaya penanganan pandemi Covid-19.

“Bank Indonesia menilai vaksin sebagai game changer dalam mengatasi pandemi Covid-19. Penanganan yang cepat dan tanggap ini mendukung pemulihan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” tutur Erwin.

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved