Minyak Goreng
Video: HET Dicabut, Stok Minyak Goreng di Retail Modern Maros Tetap Kosong
Minyak goreng masih langka di Kabupaten Maros, padahal pemerintah telah mencabut Harga Eceran Tertinggi (HET).
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Minyak goreng masih langka di Kabupaten Maros.
Padahal pemerintah telah mencabut Harga Eceran Tertinggi (HET).
Stok minyak goreng di Alfamart dan Indomaret yang berlokasi di Jalan Taqwa, Maros, masih kosong.
Baca juga: Video: Puluhan Pengendara Terjaring Razia Penertiban Pajak Kendaraan di Masjid Al - Markaz Maros
Baca juga: TPA Bonto Ramba Maros Akan Diperluas, Lahannya Ditambah Satu Hektar
Rak yang biasa digunakan memajang berbagai macam merek minyak goreng kini diisi oleh produk lain.
Asisten Kepala Toko Indomaret, Jamaluddin mengatakan, sudah dua pekan minyak goreng kosong.
“Sudah dua pekan minyak goreng kosong," ujarnya.
Sebelum kosong, warga selalu antre untuk membeli minyak goreng seharga Rp14 ribu.
Kerumunan pembeli biasanya terjadi saat truk pengirim barang tiba.
Begitu tiba, minyak langsung habis diserbu warga.
“Antusias masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng murah itu luar biasa sekali, bahkan dalam hitungan menit itu sudah habis,” ujarnya.
Kini pihaknya telah memberlakukan harga minyak goreng baru sekitar Rp48 ribu hingga Rp58 ribu per kemasan isi dua liter.
“Untuk ukuran satu liter seharga Rp24 ribu, sedangkan untuk harga paling mahal itu merek Bimoli spesial dengan harga Rp58 ribu perdua liternya” ungkapnya.
Kini tidak ada lagi pembatas pembelian.
“Saat ini sudah tidak ada pembatasan lagi, tapi kita belum tau kapan stoknya akan masuk kembali,” ungkapnya.
Demikian juga di Alfamart yang bersebelahan dengan Indomaret ini.
Menurut salah satu pegawainya minyak goreng kosong sejak dua hari terakhir.