Kata-kata Kim Jong-un Bikin Putin Sakit Hati Saat Minta Bantuan ke Korut, Ukraina Minta Ini ke China
Namun pemimpin Korea Utara Kim Jong-un disebut telah menolak permintaan Putin untuk bantuan militer di Ukraina.
TRIBUN-TIMUR.COM - Rusia belum mampu mengalahkan Ukraina meski sudah hampir sebulan berperang.
Kini Rusia kewalahan hadapi Ukraina meski telah mengerahkan pasukan elitenya.
Sementara Ukraina juga masih bertahan meski sejumlah peralatan perang hingga tentaranya tewas.
Hal itu membuat Presiden Rusia Vladimir Putin meminta bantuan kepada Korea Utara.
Namun pemimpin Korea Utara Kim Jong-un disebut telah menolak permintaan Putin untuk bantuan militer di Ukraina.
Kim Jong-un disebut menolak permintaan itu karena menganggap apa yang dilakukan Rusia terlalu gila.
Rusia dikabarkan telah menduduki sejumlah kota di Ukraina, termasuk Kherson.
Tetapi perlawanan pasukan dan warga Ukraina terhadap tentara Rusia tetap tinggi, dan sempat memukul mundur Rusia di beberapa titik.
Berdasarkan laporan dari Pemerintah Ukraina, Rusia telah kehilangan 13.500 pasukan, meski klaim Rusia jauh lebih sedikit dari itu.
Menurut intelijen Amerika Serikat (AS), Rusia telah meminta bantuan finansial dan militer dari China untuk perang di Ukraina.
Tetapi pihak China membantah telah melakukannya.
Apalagi, Presiden AS Joe Biden telah memperingatkan Presiden China Xi Jianping terkait konsekuensi membantu Rusia, ketika kedua pihak melakukan pembicaraan.
Seperti dikutip Mirror, Rusia juga meminta bantuan Korea Utara, mengingat kedua negara merupakan rekan penting satu dengan lainnnya.
Tetapi menurut penulis XSoviet News, Sarah Hurst, Kim Jong-un telah menepis permintaan bantuan Putin.
“Rusia dilaporkan telah meminta bantuan Korea Utara terkait invasi yang gagal,” cuit Hurst di akun Twitter miliknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pemimpin-Korea-Utara-Kim-Jon-un-menyapa-para-pendukungnya.jpg)