Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penemuan Mayat Bayi di Makassar

Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Aliran Kanal Balang Baru Makassar

Penemuan mayat bayi gegerkan warga Jl Tanggul Patompo, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
TRIBUN TIMUR/ Muslimin Emba
Penemuan bayi dalam kondisi meninggal dunia menggegerkan warga Jl Tanggul Patompo, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (21/3/2022) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penemuan mayat bayi gegerkan warga Jl Tanggul Patompo, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Mayat bayi pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan kanal.

Ialah Andi (53) warga Balang Baru Jl Tanggul Patompo.

Baca juga: Breaking News: Warga Jl Tanggul Patompo Makassar Digegerkan Temuan Mayat Bayi di Aliran Kanal

Baca juga: Tukang Parkir Jl Penghibur Makassar Dikeroyok Pakai Parang & Balok, Korban Kini Cacat Seumur Hidup

Andi mengaku menemukan mayat bayi malang itu, saat mengais sampah di aliran kanal.

Utamanya sampah yang tersangkut di pintu air kanal tepatnya di bawah jembatan Tanggul Patompo.

Saat mengais sampah, ia mengaku melihat mayat sang bayi berjenis kelamin laki-laki itu tersangkut di pintu air.

"Tersangkut di pintu air, makanya saya buka pintunya terus saya hanyutkan dulu sambil panggil pak RT," kata Andi ditemui di lokasi.

Andi mengaku tidak berani mengambil atau mengevakuasi lebih dahulu mayat bayi itu, sebelum disaksikan pak RT setempat dan warga.

"Jangan sampai saya kena batunya, makanya saya hanyutkan dulu sambil tunggu pak RT, terus banyakmi juga warga datang," ujarnya.

Bayi yang hanyut itu, kata dia ditemukan dalam kondisi telanjang bulat tanpa sehelai pakaian.

Bayi itu pun dievakuasi ke tepi kanal menggunakan perahu pengangkut sampah yang digunakan Andi.

Sebelumnya diberitakan, bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia.

Mayatnya, hanyut di aliran kanal Balang Baru, tidak jauh dari pintu air.

Bayi malang itu diduga sengaja dibuang ke kanal.

"Kodong, teganya," ucap seorang warga.

Tim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel pun mendatangi lokasi kejadian.

Tidak lama setelah tiba, bayi langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara.

Belum diketahui kronologi temuan bayi nahas itu.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved