Layanan Pengaduan Satpol PP

Satpol PP Makassar Akan Hadirkan Layanan Pengaduan via Aplikasi EroJama, Makin Mudah Bikin Laporan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar akan membuat aplikasi pengaduan untuk melayani dan mengatasi persoalan di Makassar.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
DOK PRIBADI
Kepala Satpol PP Makassar Iqbal Asnan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar akan membuat aplikasi pengaduan untuk melayani dan mengatasi persoalan di Makassar.

Aplikasi tersebut bernama EroJaMa atau elektronik report jaga Makassar.

Kepala Satpol PP Makassar, Iqbal Asnan mengatakan, aplikasi ini memberi ruang bagi masyarakat untuk melakukan pelaporan terkait masalah yang mengganggu ketentraman mereka.

"Ini layanan digital cepat tanggap Satpol PP untuk meningkatkan kenyamanan perlindungan masyarakat Kota Makassar," ucapnya Jumat (18/3/2022).

Aplikasi tersebut akan dikelola langsung oleh tim Satpol PP Makassar.

Masyarakat akan mudah mengakses aplikasi tersebut.

Di samping itu, aduan yang disampaikan akan dijamin kerahasiaan identitasnya.

Begitu juga dengan data-data yang dilaporkan dalam aplikasi tersebut.

"Masyarakat akan memberi laporan langsung, dokumentasi langsung kejadian, bisa shareloc kejadian sehingga kita bisa melakukan penindakan yang cepat dan komplit," jelasnya.

Untuk mendukung aplikasi ini, pihaknya membentuk dua satgas. Ialah Satgas Paronda (patri roda dua), satgas cepat tanggap terhadap aduan pelanggaran ketentraman dan ketertiban umum.

"Ini hal biasa, kenapa paronda karena kebanyakan pelaporan terjadi malam hari sehingga butuh respon cepat dan Satpol akan merespon pengaduan masyarakat," ujarnya. 

Satgas yang kedua, Sapujagad, merupakan satgas yang melakukan penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Wali Kota (Perwali).

Keunggulan lainnya, di aplikasi tersebut juga akan direkam pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh oknum.

Saat ini, pihaknya sedang mempersiapkan infrastruktur aplikasinya.

Setelah matang, Pemkot akan segera melaunching dan mensosialisasikan penggunaan aplikasi tersebut.

Hadirnya aplikasi ini dikatakan Iqbal, sebagai upaya mendorong Makassar menuju metaverse.

Inovasi di atas juga telah dipaparkan di depan Wali Kota Makassar Danny Pomanto dan Wakil Wali Kita Fatmawati Rusdi saat rakorsus beberapa waktu lalu. (*)

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved