Pengurus Pordi Wajo Diharapkan Ubah Image Domino dari Judi ke Olahraga
"Domino ini adalah sebuah olahraga otak, olahraga paling bermasyarakat dan digemari semua kalangan"
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Waode Nurmin
TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Pengurus Persatuan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Kabupaten Wajo, dikukuhkan dan dilantik di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Rabu (16/3/2022).
Para pengurus yang didominasi anak muda milenial ini dikukuhkan oleh Ketua Pordi Sulsel, Andi Baso Riyadi Mappasulle.
Sosok anak muda bernama Baso Makkasau ditetapkan dan dikukuhkan sebagai Ketua Pordi Wajo.
Pengukuhan disaksikan oleh Bupati Wajo, Amran Mahmud, dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Wajo.
Amran Mahmud yang juga Pembina Pordi Wajo dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Pordi Kabupaten Wajo akan menjadi spirit untuk mengembangkan dan membesarkan olahraga domino di Wajo.
"Domino ini adalah sebuah olahraga otak, olahraga paling bermasyarakat dan digemari semua kalangan. Sehingga saya tidak kaget kalau pengurus kecamatannya perempuan," katanya.
Selain itu, domino identik dengan permainan yang memperat silaturrahmi.
Karena itu, Amran mengajak pengurus Pordi Wajo untuk mengawal dan membesarkan Pordi, terutama bagaimana menghilangkan image olahraga domino yang selalu diidentikkan dengan judi.
"Saya siap membantu, kita akan sama-sama berjuang menghilangkan image domino yang identik dengan judi ini. Karena itu, Pordi harus mengedukasi masyarakat," katanya.
Orang nomor satu Wajo ini juga berharap dengan adanya pengurus Pordi Wajo nantinya akan melahirkan atlet-atlet yang bisa mengharumkan nama baik daerah.
Ketua Pordi Sulsel, Andi Baso Riyadi Mappasulle menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Wajo atas dukungannya terhadap Pordi Wajo.
Menurutnya, kehadiran Pordi akan menjadi wadah masyarakat untuk menyalurkan bakat dan hobi agar bisa berprestasi.
Dia juga menegaskan kepada pengurus yang baru dilantik untuk bekerja terutama bagi pengurus kecamatan bagaimana mengedukasi masyarakat untuk menghilangkan image judi di masyarakat.
"Selamat kepada pengurus yang baru dilantik, saya berharap kita bisa membawa organisasi ini menjadi lebih baik," katanya.
Pordi Wajo sendiri telah beberapa kali menggelar turnamen domino sebagai wadah bagi atlet yang bergelut di olahraga otak itu di Bumi Lamaddukelleng.
Laporan jurnalis Tribun Timur, Hardiansyah Abdi Gunawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pengurus-Persatuan-Olahraga-Domino-Indonesia-Pordi-Kabupaten-Wajo.jpg)