Wa Sungke Taman Baca, Digagas Wabup Wakatobi Ilmiati Daud dari Bencana yang Terjadi di Kaledupa

"Kondisinya membuat hati saya teriris pedih karena juga merasakan kesedihan mereka yang kehilangan rumah"

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Waode Nurmin
Dokumentasi
Wa Sungke Taman Baca Laut bakal dilaunching dirangkaikan dengan sebuah acara kearifan lokal bertema Atas Nama Laut, Jumat (25/3/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Wa Sungke Taman Baca Laut bakal dilaunching dirangkaikan dengan sebuah acara kearifan lokal bertema Atas Nama Laut, Jumat (25/3/2022).

Wakil Bupati Wakatobi, Ilmiati Daud menggagas langsung kegiatan yang tanpa disengaja tercetus dari sebuah bencana.

Ia mengungkapkan saat menyambangi Desa Samabahari, Kaledupa, Wakatobi yang terkena musibah angin kencang beberapa bulan lalu membuatnya berpikir untuk bisa mengangkat kearifan lokal disana.

Wakil Bupati Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Ilmiati Daud.
Wakil Bupati Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Ilmiati Daud. ((Husni Husein/TribunnewsSultra.com))

"Kondisinya membuat hati saya teriris pedih karena juga merasakan kesedihan mereka yang kehilangan rumah karena adanya musibah tersebut," disampaikannya kepada Tribun Timur, Senin (14/3/2022).

Ia pun terpikirkan untuk membuat sebuah acara yang dapat menghibur masyarakat setempat sekaligus dapat bermanfaat.

"Setelah diskusi bersama tim saya, saya coba menggagas Wa Sungke Taman Baca dirangkaikan dengan event kearifan lokal Atas Nama Laut," tuturnya.

Dimana, sambungnya, acara tersebut akan menyuguhkan segala aktivitas kearifan lokal seperti masyarakat setempat menyelam tanpa alat selam, dayung bersama, membangun perpustakaan desa Wa Sungke Taman Baca, dan edukasi perawatan mangrove.

Menurut, Wakil Bupati Wakatobi dua periode ini potensi Samabahari tak bisa disepelekan bukan hanya tentang kearifan lokal namun orang-orang di dalamnya yang memiliki ciri khas melaut yang unik.

"Intinya kami ingin masyarakat samabahari sadar betapa banyak potensi yang mereka miliki, di sana ada si Uda penyelam dunia tanpa alat dan kita berharap akan lahir uda-uda yang lain. Akan ada bakat baru pendayung nasional dan daerah. Mereka juga harus sadar dimulai dari mereka untuk menjaga lingkungan dan laut Wakatobi dari sampah plastik," jelasnya.

Wa Sungke Taman Baca yang digagasnya itu, bagi Ilmiati akan menjadi wadah masyarakat setempat untuk bisa menanamkan rasa cinta baca sejak dini.

Disebutkan Ilmiati, gelaran event yang awalnya bakal digagas dengan mandiri mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

"Alhamdulillah banyak akhirnya yang berkenan berkontribusi pada event ini dan kami bersyukur karena banyak yg tersentuh hatinya. Alhamdulillah.. saya senang senang sekali, terimakasih semoga Allah membalas semua kebaikan2 dengan banyak kebaikan pula," tegasnya.

Nantinya, kegiatan ini akan melibatkan sederet peserta event yang hadir dari berbagai daerah juga masyarakat setempat.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved