Kemenag Wajo

Tak Terima Divonis Penjara 4 Tahun 3 Bulan, Mantan Kepala Kemenag Wajo Lakukan Banding

Mantan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wajo, Anwar Amin, melakukan banding ke Mahkaham Agung (MA) usai divonis kasus korupsi.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
Hardiansyah Abdi Gunawan
Kantor Kejaksaan Negeri Wajo 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Mantan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wajo, Anwar Amin, melakukan banding ke Mahkamah Agung (MA) usai divonis kasus korupsi.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Wajo, Dermawan Wicaksono, pada Senin (14/3/2022).

Menurutnya, apabila pihak terdakwa Anwar Amin melakukan banding, tentu pihaknya tak tinggal diam.

Baca juga: Tersandung Kasus Ini, Nasib Mantan Kepala Kemenag Wajo dan Anak Buahnya Ditentukan 10 Maret 2022

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Wajo Tahun 2021 Terbesar Ketiga di Sulsel, Capai 6,77 Persen

"Kalau terdakwa Anwar Amin menyatakan banding, maka kemungkinan besar JPU juga akan banding," katanya.

Sebagaimana diketahui, pada sidang putusan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Makassar Kamis (10/3/2022) lalu.

Hakim menyatakan bahwa terdakwa Anwar Amin dan anak buahnya, Muhammad Yusuf, secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 12 huruf e UU Tipikor juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto pasal 64 ayat (1) KUHP.

Berdasarkan putusan tersebut, Anwar Amin akan pidana penjara selama 4 tahun 9 bulan, denda Rp200 juta subsidair 2 bulan kurungan

Sementara Muhammad Yusuf akan dipidana penjara selama 4 tahun 3 bulan, denda Rp200 juta subsidair 2 bulan kurungan.

Dermawan menyebutkan, bahwa putusan hakim lebih ringan tiga bulan kepada masing-masing terdakwa ketimbang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved