Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Makassar Metaverse

Sukseskan Makassar Metaverse, Pemkot Makassar Gandeng Perusahaan Teknologi WIR Group

Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengatakan, pengembangan platform metaverse ini merupakan upaya Pemkot Makassar mengadopsi teknologi digital.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH
Makassar menuju kota metaverse 

TRIBUN-TIUR.COM,MAKASSAR -  Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan menggandeng perusahaan teknologi berbasis augmented reality terkemuka, untuk  mengembangkan platform Metaverse.

Kesepakatan pengembangan metaverse tersebut akan ditandatangani Walikota Makassar Danny Pomanto dengan Executive Chairman WIR Group Daniel Surya pada Senin (14/3/2022) besok.

Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengatakan, pengembangan platform metaverse ini merupakan upaya Pemkot Makassar mengadopsi teknologi digital.

Yakni dengan menghadirkan realitas virtual yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Makassar.

“Kami berharap nantinya masyarakat kota Makassar dapat memanfaatkan kemajuan teknologi digital sehingga akan memberikan nilai tambah, terutama bagi pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan bagi warganya," kata Danny.

Selain itu platform metaverse memiliki potensi yang besar untuk masyarakat bisa berinteraksi, bekerja, belajar dan berkarya.

Sementara bagi Stephen Ng, Chief Metaverse Officer WIR Group mengatakan, kerja sama dengan Pemkot Makassar menegaskan komitmennya untuk mengembangkan platform metaverse.

Seperti yang telah dikembangkan di kota-kota lain, di antaranya Jakarta, Bali dan Ibu Kota Negara  (IKN).  

“Seperti yang sudah mulai dikembangkan di kota-kota lain, Metaverse Kota Makassar juga akan hadir dengan tata kelola yang kredibel dan berdasarkan nilai-nilai dan kearifan lokal dan budaya bangsa,” ujarnya.

Stephen menambahkan, pengembangan Metaverse Kota Makassar merupakan hal positif.

Bisa menambah satu fase penting dalam rangkaian pengembangan ekosistem untuk mendukung platform Metaverse Indonesia. 

“Pembangunan Metaverse Indonesia memang membutuhkan waktu cukup lama dan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2024 mengingat pengembangan metaverse memiliki kompleksitas yang tinggi,” tuturnnya. 

Sebelumnya, WIR Group - yang masuk dalam daftar “Metaverse Companies to Watch in 2022” versi majalah bisnis internasional Forbes GE telah menandatangani kesepakatan kerjasama dengan sejumlah entitas.

Mulai dari sektor perbankan di antaranya   PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).

Kemudian sektor pendidikan (Trisakti School of Multimedia), properti hingga budaya dan kuliner (Museum Boga Indonesia).

WIR Group akan memperkenalkan prototipe Metaverse Indonesia yang dirancang dengan platform serta didukung oleh teknologi artificial intelligence (AI).

Kemudian virtual reality (VR), dan augmented reality (AR) kepada dunia internasional saat perhelatan Presidensi G-20 Indonesia 2022 di Bali. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved