Makassar Metaverse
Apa Itu Konsep Metaverse yang Bakal Dilaunching Pemkot Makassar? Ini Ulasan Lengkap Ahli IT Unhas
Paling tidak menanyakan langsung kepada ahlinya, baik akademisi, pengusaha, masyarakat, atau elemen lainnya yang paham metaverse.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
Dalam rakorsus tersebut semua OPD diberi waktu tujuh menit untuk mempresentasikan konsep metaversenya.
Minimal ada dua inovasi yang dipaparkan pada rakorsus nanti.
"Bagaimana dia wujudkan, apa masalah yang akan dihadapi, organisasinya seperti apa, dan dia paham betul untuk mewujudkan itu. Termasuk payung hukumnya," jelas Danny.
Danny menambahkan, OPD tidak hanya bekerja berdasarkan anggaran tapi dia hadir menjawab permasalahan masyarakat.
Sederhananya kata Danny, metaverse ini konsepnya berbicara masa depan.
Misalnya untuk program Como atau Commuter Metromoda alias sarana transportasi listrik akan difasilitasi dengan virtual reality (VR).
VR merupakan alat yang digunakan di mata untuk melihat kehidupan dunia baru ruang metaverse.
Seseorang akan masuk ke dunia virtual dan bisa menikmati segala sesuatu yang diinginkan.
"Orang kalau naik Co'mo, langsung pakai VR untuk melihat di mana dia mau jalan nanti, dia mau singgah di lorong mana. Makanan mana, apa dia pesan. Dia bisa lihat menunya semua," papar Danny.
Termasuk pariwisata kata Danny, kedepan Pemkot akan bekerjasama dengan penerbangan untuk memasang VR.
"Seperti tadi contoh tentang tata ruang. Orang mau bikin tata ruang, bangun rumah, bisa dan tidak bisa bikin apa, dilarang bikin apa, itu dilihat di situ," terangnya.
Setidaknya, menurut Danny konsep Makassar Metaverse ini mempermudah pelayanan publik. (*)