PSM Makassar
Akhiri Puasa Kemenangan, Pengamat: Inilah Ciri Khas PSM Makassar
Pengamat sepak bola, Assegaf Razak menyebut, karakter asli permainan PSM Makassar sangat terlihat ketika lawan PSIS Semarang.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Pengamat sepak bola, Assegaf Razak menyebut, karakter asli permainan PSM Makassar sangat terlihat ketika lawan PSIS Semarang.
Assegaf mengatakan, semangat dan pressure yang diperlihatkan skuad PSM selama 90 menit merupakan ciri khas PSM Makassar.
“Pertandingan tadi (lawan PSIS) inilah ciri khas PSM. Semangatnya, tekanan kepada lawan. Mereka tak berikan kesempatan kepada lawan,” sebutnya melalui telepon, Minggu (6/3/2022).
Baca juga: Dua Gol Wiljan Pluim Akhiri Puasa Kemenangan PSM Makassar
Baca juga: PSM Makassar Butuh 630 Menit Akhiri Puasa Kemenangan, Wiljan Pluim Patut Man of The Match
PSM memang layak memenangkan pertandingan. Babak pertama semua lini bisa dikuasai dengan baik. Tekanan terus diberikan.
Meski harus kebobolan lebih dulu. Namun, Wiljan Pluim cs tak mengendurkan serangan.
Banyak peluang diciptakan.
Ditambah lagi pertahanan klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) ini tampil solid.
Sampai akhirnya Wiljan Pluim cetak gol penyama kedudukan menjadi 1-1.
Di babak kedua, lanjut Assegaf, tim besutan Joop Gall tetap tampil konsisten.
Dan berhasil cetak gol kembali lewat Pluim.
“Babak pertama dan kedua PSM tetap konsisten dan tampil solid,” katanya.
Walau setelah unggul 2-1, serangan dibangun PSM mulai menurun.
Dampaknya, Laskar Mahesa Jenar mampu bangkit dan menekan di menit akhir.
“Muncul kepanikan ketika ditekan terus. Ini menjadi evaluasi pelatih,” imbau eks pelatih PSM ini.
Assegaf berharap, PSM bisa tampil konsisten.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pemain-psm-m-arfan-saat-berduel-dengan-pemain-psis-frendi-saputra.jpg)