Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

TPA Antang

23 Hektare TPA Antang Bakal Disulap Jadi Ruang Terbuka Hijau

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Kecamatan Manggala bakal dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sudirman
DOK TRIBUN-TIMUR.COM
TPA Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Kecamatan Manggala, Makassar, bakal dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Rencana ini menyusul adanya program Pengolahan Sampah Pembangkit Listrik (PSEL).

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, targetnya pengosongan TPA Antang berlangsung selama 12 tahun kedepan.

Baca juga: 361 Warga Binaan Rutan Makassar Divaksin Booster

Baca juga: Penyebab Pemulung Ini Kritis Saat Tengah Mengais Sampah di TPA Antang

Sampah-sampah tersebut berangsur-angsur akan diangkut untuk dijadikan sumber pembangkit listrik.

"TPA kita akan kosong 12 tahun yang akan datang. Syukur-syukur 10 tahun dan bisa kita buatkan  RTH," ucap Danny Pomanto, Senin (7/3/2022). 

Danny mengklaim, luas area di TPA Antang mencapai 23 hektar lebih.

Terkait rencana pembangunan PSEL di Makassar, Danny Pomanto mengatakan akan membuka lelang pada 10 Maret mendatang.

Bersamaan dengan rapat koordinasi khusus (rakorsus), peringatan setahun kepemimpinan Adama.

Sementara ini, pihaknya sedang  berkoordinasi dengan BPKP, dan KPK.

"Termasuk tentang perwalinya, proses perwali harus di provinsi akhirnya saya tunda tanggal 10 Maret, saya umumkan bersamaan rakorsus," jelasnya.

Konsep PSEL nantinya akan mengambil sampah-sampah dari TPA Antang dan sampah-sampah dari rumah warga.

"Kita akan mengambil sampah dari sumber rumah-rumah, sampah dari TPA. itu belum ada di Indonesia seperti itu," jelasnya.

Jadi, pemenang tender nantinya yang akan menyiapkan semua kebutuhan untuk instruktur PSEL. Termasuk kebutuhan lahan. 

Proyek PSEL ini diperkirakan membutuhkan investasi triliunan rupiah. Sejumlah investor asing sudah menyatakan tertarik untuk menggarap proyek ini. 

"Yang menyatakan berminat ada 100 lebih. Tapi yang ikut tender belum tentu. Pasti mereka akan melihat dulu persyaratan tender yang ada," tandas Danny. (*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved