Pemulung di Makassar
Penyebab Pemulung Ini Kritis Saat Tengah Mengais Sampah di TPA Antang
Nasib malang menimpa Baharuddin alias Baha (35). Kondisinya kini kritis gegara tertimpa kloset yang jatuh dari gundukan sampah.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Nasib malang menimpa Baharuddin alias Baha (35).
Ia merupakan pemulung asal Jl AMD Borong Jambu No 18, Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan.
Kondisinya kini kritis gegara tertimpa kloset yang jatuh dari gundukan sampah.
Kala itu, ia sedang mengais sampah plastik tepat dibawah tumpukan sampah.
Menurut keterangan polisi, Baha saat ini dirawat di RS Hermina Makassar.
Lantas seperti apa kronologinya?
Kapolsek Manggala Kompol Supriady Idrus mengatakan, insiden itu terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Senin (31/1/2022) siang.
"Korban (Baha) bersama beberapa pemulung lainnya sementara memulung sampah di TPA, kemudian saksi mendengar suara 'duk' dan melihat korban (Baha) sementara tersungkur," ujar Kompol Edy sapaan Supriady Idrus.
Baha tersungkur, lanjut Kompol Edy, akibat terkena dudukan kloset yang jatuh tersebut.
"Akibat kena dudukan kloset WC yang jatuh dari atas dan korban mengeluarkan darah di kepalanya," ujar Kompol Edy.
Baha pun tidak sadarkan diri, kata Kompol Edy.
Ia segera dilarikan ke rumah sakit oleh temannya.
Pasalnya, Baha kata dia mengalami luka serius di bagian kepala.
"Sudah dibawa ke rumah sakit oleh teman-temannya, dan saat ini masih dalam perawatan," bebernya.
Kondisi terakhir, Baha yang dirawat di RS Hermina dalam kondisi kritis.
"Informasi terakhir, korban dalam kondisi kritis," ungkap mantan Kasubag Humas Polrestabes Makassar itu.
Lokasi saat ini pun telah dipasangi garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. (*)